내 심장

433 71 35
                                        


"Baekhyun, apa kau sedang sibuk?" Tanya Chanyeol menghampiri dayang nya.



Baekhyun tersenyum tipis, ia lalu menghampiri putra mahkota tersebut lalu membungkuk hormat, "tentu tidak yang mulia, saya kini sedang beristirahat"



"Kalau begitu baguslah. Kau bisa menemani ku berjalan jalan di istana, aku akan ada rapat bersama dengan para menteri siang ini. Dan aku ingin kau ikut bersama ku dalam rapat tersebut" putus Chanyeol, ia lalu menggandeng tangan Baekhyun untuk berjalan beriringan bersama dengan nya.



Baekhyun menatap wajah Chanyeol dengan kebingungan," yang mulia, saya hanyalah seorang dayang. Anda tidak boleh mengandeng tangan saya seperti ini" tolaknya halus.



Ia lalu berusaha menarik tangan nya dari genggaman Chanyeol, namun tenaga Chanyeol lebih kuat darinya.



"Aku lah yang berhak memutuskan semuanya. Orang lain tidak berhak mengatur ku. Lagipula tidak ada aturan yang mengatakan seorang putra mahkota tidak boleh menggandeng tangan seorang dayang" balas Chanyeol, ia menatap wajah Baekhyun yang kini sedang memerah malu.


Mereka berjalan beriringan menuju danau Istana Joseon. Chanyeol dan Baekhyun lalu berhenti di tengah jembatan yang berada di danau tersebut.



Chanyeol mengeratkan genggaman tangan nya pada Baekhyun. Lalu ia menatap perempuan itu serius.


"Baekhyun-ah, aku tau ini mungkin terlalu terlambat untuk menyadari semuanya. Namun aku mencintai mu, sungguh mencintai mu. Apa kau tidak dapat menyadari semua itu?" Chanyeol mengelus pipi chubby perempuan tersebut.




Baekhyun menundukkan kepalanya, dia bahkan tidak berani untuk sekedar menatap wajah chanyeol



Pipinya memanas, ia telah jatuh cinta juga kepada sang putra mahkota kerajaan Joseon. Ia ingin sekali mengelak dari perasaan nya, namun ia tidak lagi dapat membendung perasaan membuncah yang ada di dadanya.



Ia sangat senang mendengar pernyataan cinta dari laki laki tersebut namun bagaimana dengan dendamnya yang belum usai kepada Joseon?.




"Baekhyun-ah, apa jawaban mu?. Aku harap kau tidak menolak cinta ku yang tulus kepada mu" Chanyeol mengelus Surai Baekhyun lembut. Tatapan nya bahkan tidak lepas dari Baekhyun sendari tadi.





Baekhyun akhirnya mendongakkan kepalanya lalu menatap langsung pada manik indah Chanyeol.




"Aku pun mencintai mu, yang mulia" balas Baekhyun lalu ia memeluk tubuh Chanyeol.



Chanyeol bahkan sangat kaget mendengar cintanya dibalas oleh sang pujaan hati. Ia lalu mengeratkan pelukan Baekhyun di dadanya.




"Maafkan aku Oh Sehun" monolog Baekhyun.





............


"Apa yang ingin kau lakukan disini?" Tanya Kai saat secara tidak sengaja bertemu dengan Sehun di sebuah lapangan istana yang sangat luas.



"Seharusnya aku yang bertanya demikian, apa yang dilakukan oleh dua orang gadis sehingga bisa sampai disini?. Ini adalah tempat latihan milik kesatria kerajaan" balas Sehun, ia menatap sengit ke arah Kai.



Ia berusaha untuk bersikap keras kepada Kai, membuat agar gadis tersebut tidak ingin dekat dengan nya. Namun mengapa hatinya selalu berkata lain.




The Past Is My DestinyCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang