Kai-ra Tanaka merupakan seorang perempuan keturunan Korea Jepang yang pindah ke Korea akibat perpisahan dari kedua orang tua nya. Saat ia pergi ke rooftop sekolah ,secara tidak sadar ia terjatuh dari lantai 5 sekolah nya dan terbangun sebagai Kim Ka...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
. . .
Baekhyun berjalan sendirian ditengah gelapnya malam, membiarkan dirinya tenggelam dalam lamunan nya sendiri hanya diterangi oleh sinar bulan yang remang-remang.
"Apa chanyeol kembali dengan selamat bersama rombongan kerajaan lainnya? Tetapi kenapa ia tidak menyambangi ku sama sekali? Dia bahkan tidak mengirim pesan satupun padaku" Baekhyun bergumam sedih, ia baru saja menyelesaikan pekerjaan nya di istana ratu dan hendak kembali beristirahat di kamarnya.
"Chanyeol pasti kembali kepada ku kan?" Baekhyun menidurkan dirinya di kasur empuknya untuk menenangkan hatinya yang sendari tadi terasa resah. Chanyeol telah berjanji padanya untuk kembali, dan akan melamarnya dengan sesegera mungkin setelah perperangan usai.....
Dan seharusnya pujaan hatinya itu telah menghampirinya dan merengkuh nya ke dalam pelukan. Tetapi mengapa sampai saat ini pun Chanyeol tidak kunjung menampakkan batang hidungnya?.
Satu tetes air mata keluar dari pelupuk mata indah Baekhyun, wanita itu memilih untuk menangis ditengah kesendirian nya dan memendam segala perasaan sedih yang terlalu memupuk di dalam dadanya.
Seperti nya takdir orang lain lebih indah daripada nya, kenapa Dia begitu tidak adil menuliskan takdir kehidupan nya? Kenapa ia tidak bisa kunjung bersama dengan Chanyeol. Apakah dia memang tidak berhak bahagia?
Kenapa takdir seakan tidak berpihak padanya dan dunia tidak menginginkan nya untuk merasa senang barang sejenak. Hidup tidak pernah berpihak padanya sendari awal, bahkan setelah berbagai badai hidup yang datang dan menghampirinya pun...
Oh Tuhan, barang sejenak pun apakah ia tidak bisa beristirahat dari jahatnya dunia ini? Kenapa? Kenapa yang lain boleh merasakan kebahagiaan sedangkan tidak untuk dirinya?
. . .
"Istana Joseon ternyata masih lah sama seperti dahulu" Kyungsoo merentangkan tangannya lebar, membiarkan semilir angin menerbangkan rambut nya sambil menikmati pemandangan di pagi hari yang menyejukkan mata.
"Tentu saja, memangnya apa yang akan berubah hanya dalam waktu yang sesingkat ini? Raja Soohyun pun masihlah raja yang memerintah Joseon sampai sekarang" Yixing tersenyum sampai menunjukkan dimplenya.
"Ngomong ngomong, saat melewati pasar tadi aku mendengar desas desus akan adanya penobatan raja yang baru, apakah itu benar? Kan selama ini kau berada di istana, pasti ada berita yang kau ketahui daripada hanya sebatas rumor belaka" Kyungsoo menatap ke arah Yixing yang ternyata juga tengah menatap dirinya sambil menunggangi kuda mereka.
"Tentu saja, yang mulia raja mengeluarkan sebuah perintah penobatan raja yang baru. Dan seperti nya merupakan sebuah kehormatan bagimu karena kau mengenal dengan baik calon ratu itu." Yixing membalas setengah bercanda.