Dream in a dream ?

164 27 15
                                        

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

.
.
.


"Kamu tau apa tentang takdir? Gaada yang tau gimana takdir mengikat seseorang, bahkan ketika takdir itu menembus batasan ruang dan waktu" Disinilah Sehun berada sekarang, disebuah ruang putih bersama dengan seorang perempuan yang nampaknya adalah......






Kai?







"Kita ngak bisa berkehendak ketika takdir seseorang telah tertulis, bahkan ketika kelalaian terjadi sekalipun, takdir harus berjalan seperti yang semestinya" Sehun hanya diam dan mendengarkan dengan seksama, untuk setiap perkataan yang keluar dari bibir sang istri.






"Sama seperti jalan nya kisah kita, kamu dan aku telah terikat dengan benang takdir. Namaku terukir dengan indah di dadamu, dan terpampang nyata di buku kehidupan Nya."





"Apapun itu gak akan bisa ngehalangin sesuatu yang sudah seharusnya dan emang seharusnya terjalani itu malah terhalang oleh sesuatu, yang merupakan kesalahan"






"Kesalahan teramat besar dan fatal itu membuat sebuah takdir baru terbuka. Takdir itu tidak tertulis di buku kehidupan, karena sosok itu seharusnya bukanlah manusia" Sehun tidak bisa membuka suaranya, karena lidahnya terasa kelu hanya untuk mengeluarkan satu patah kata. Yang hanya ia ingin tanyakan pada kai adalah, tentang takdir yang sendari tadi dibicarakan oleh nya.






"Kelalaian nya membuat kita terpisah antara ruang dan waktu, itu sungguh menyiksa diriku. Aku tidak akan mengalami semua penderitaan ini, jika bukan karena dia yang membuatku seperti ini"






"Seharusnya dimasa depan kita bisa bersama dengan bahagia, sebagai Kaira Tanaka dan Willis Oh. Bukan nya malah terjebak di masa lalu yang penuh konflik dan masalah yang memuakan" Perempuan itu berteriak histeris, seakan menyesali peristiwa yang telah dilalui.







Sehun terhenyak mendengar pernyataan yang keluar dari bibir kai, apa bisa dibilang seseorang perempuan yang didepan nya benar benar kai nya?.






"Sehun, kau seharusnya bersama ku di masa depan. Di masa dunia tidak lagi dipenuhi dengan perperangan, dimana kedamaian dunia telah tercapai" Kai menampakan senyuman misterius nya, dan matanya menatap ke arah Sehun.





"Dan aku tidak harus melalui peristiwa menyesakan yang membawaku ke waktu lampau seperti ini" Kai berkata dengan penuh penyesalan. Matanya kosong dan seakan tidak beraga.






Apapun itu tidak akan bisa menghalangi pandangan nya dari kai yang asli, dan ia yakin seratus persen bahwa perempuan yang berdiri di hadapan nya ini bukanlah sosok kai, melainkan orang lain yang mengambil wujud istrinya.





Tetapi bagaimana jika sebenarnya ia belum mengenali diri istrinya yang asli? Kai memang berbeda dari biasanya, bahkan tatapan kosong itu terasa hampa tanpa keceriaan.






The Past Is My DestinyCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang