Welcome!
🌸🌸🌸
Sumpah ya, Zetta pengen banget nyakar Altez atau ngubur cowok itu hidup-hidup.
Zetta memang sudah terbiasa menjadi pusat perhatian sejak awal, namun, kali ini ada yang berbeda. Mereka yang biasanya menyapa dengan senyum, justru melempar tatapan sinis lalu mulai berbisik satu sama lain, membicarakannya.
Zetta tahu dan sadar, kalau mereka lagi gosipin dia. Tapi, selama nggak merugikan dia, dia nggak berniat untuk negur.
Meski begitu, dia rasanya tetap ingin mencakar wajah Altez karena semua ini terjadi disebabkan oleh cowok itu.
"HEH CEWEK GENIT!"
Seseorang menarik tas Zetta, lalu ikat rambut Zetta hingga rambut panjang gadis itu terurai.
"Aduh!" Zetta mengaduh karena tarikan kasar yang membuat beberapa helai rambutnya rontok. Dia berbalik, menatap kesal pada pelakunya, Annalla. "Apaan sih lo?"
Nalla menarik salah satu sudut bibirnya. Dia mendecih di hadapan Zetta, membuat Zetta melotot tak percaya. "Lo tuh beneran mau ngerasain gue hajar ya? Berani banget sok-sokan date sama Atez," sahut Nalla.
Zetta terkekeh, tidak habis pikir. "Gue nggak ada urusan sama lo," katanya, kemudian berbalik acuh seraya mulai mengikat kembali rambutnya.
Nalla mengepalkan kedua tangannya. Gadis itu hendak menyusul, sebelum 3 orang siswa---Max, Rex, dan Zax---datang menghalangi jalannya. Para siswi yang menyaksikan drama pagi ini menjerit tertahan.
"Mau kemana, hm?" Max bertanya.
Nalla menatap mereka dengan alis menukik. "Kalian---"
"Apa?" Rex memotong.
"Minggir!"
"Puter balik sana! Kelas lo bukan di sini," titah Max.
"Gak usah ngatur! Awas!" Nalla melangkah, hendak menyusul Zetta karena belum puas menghajar gadis itu, namun, Rex lebih dulu menahan lengannya.
KAMU SEDANG MEMBACA
ALTEZETTA ft. NCTZY ✅
Fanfiction[END] - "I find you, i like you, so i'll have you, that's all." Altez itu definisi BUCIN yang sesungguhnya. Dia rela pindah sekolah dari Jakarta ke Bandung karena lihat dan langsung suka Zetta di pentas seni sekolahnya. Tekadnya kuat ngejar Zetta ya...