Hening

89 13 4
                                    

Hening itu menipu telinga
manusia-manusia
yang sesekali lewat,

lain dengan lampu-lampu
taman itu yang risih, malam
rutin bertugas
dan pohon-pohon palem
sedari tadi memasang telinga:

seseorang duduk sendirian
di bangku panjang itu sedang sibuk
menerka-nerka, berdebat, saling
mengumpat hingga bergaduh
dengan suara-suara damat
di kepalanya.

Melibur, 21 Maret 2021

Sebelum Malam-Malam TanggalTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang