Aku terus mencarimu ke mana-mana; kau di sini, telah jauh kau pergi
Aku mencarimu: di jemarimu yang hilang hangat, di suaramu yang meragu dan hilang kalimat.
Aku kiamat, dan menemukanmu menjadi hal tersulit, sedang tubuhmu di sampingku; tapi kau membeku
Aku terus mencarimu; jiwamu yang melangkah dan sembunyi entah di mana.
Aku terus berusaha menyusuri jejakmu, sedang engkau bersicepat menghapus aku.
Lagi.
Melibur, 14 April 2021
KAMU SEDANG MEMBACA
Sebelum Malam-Malam Tanggal
PoetrySeketika aku semacam gigil dedaunan yang bergeletuk direngkuh embun, dan kau tangkai-tangkai waktu kering; terpanggang musim-musim hilang yang panjang.
