Di napas senja yang sepenggal
Kita harus menjauh dari tinggal
Aku meluruhkan cemas
Kau melindapkan gerimisKau menyemai semoga yang ringkas
Untukku yang kan bergegas:
Biar perjalananmu terang; tak setetes duka pun boleh tumpah di kepalamu
Sebab doa-doaku kan senantiasa berusaha menyelamatkanmu dari piluDoa-doa itu menjelma payung
Di bawahnya aku berlindung
Dan tenang saja, pada saban pergi
Kau tetap menjadi tempat kembaliMelibur, 28 Maret 2021

KAMU SEDANG MEMBACA
Sebelum Malam-Malam Tanggal
PoetrySeketika aku semacam gigil dedaunan yang bergeletuk direngkuh embun, dan kau tangkai-tangkai waktu kering; terpanggang musim-musim hilang yang panjang.