Langkahnya kian gusar
Jauh menebar kemarahan
di kepala
Kepada pasir-pasir; batu-batu; gelombang-gelombang
Berputar menampar
Hatinya semakin gugu
"Cepatlah pulang..."
Saru
Rumahnya sudah lama rubuh
Dan ia tak akan lagi mengulang singgah
Kecuali di sini
Desember, 0121
KAMU SEDANG MEMBACA
Sebelum Malam-Malam Tanggal
PoetrySeketika aku semacam gigil dedaunan yang bergeletuk direngkuh embun, dan kau tangkai-tangkai waktu kering; terpanggang musim-musim hilang yang panjang.
