Selamatkan aku dari prahara yang menyerbu kepala;
Yang melumatkan senyum-senyum;
Yang membinasakan bahagia-bahagia;
Yang memaksa dera senantiasa terkulum.
Tolong, selamatkan aku;
Dari hancur luluh;
Dan pasrah yang tak sudah-sudah;
Dari diriku yang membiasa meruntuh rubuh.
Melibur, 03 Mei 2021
KAMU SEDANG MEMBACA
Sebelum Malam-Malam Tanggal
PoetrySeketika aku semacam gigil dedaunan yang bergeletuk direngkuh embun, dan kau tangkai-tangkai waktu kering; terpanggang musim-musim hilang yang panjang.
