4. TAK MENYERAH, HANYA LELAH.

175 22 17
                                        

Terkadang, saat kita lelah kita hanya butuh istirahat. Saat berjuang terlalu jauh, kita perlu berhenti sebentar lalu melanjutkannya kemudian hari.

-Rachel
❤️✨

"Bunda!" Suara cempreng Rachel menggema.

Dara menoleh, "Kenapa? Galau?" Tebak Dara.

"Bunda, mau curhat ih," katanya.

Dara mengangguk seraya mengajak Rachel untuk duduk.

"Kenapa anak bunda?"

"Bunda dulu pasti bunda cantik, glowing, langsing, pokoknya good looking deh! Ya 'kan?"

Dara menggeleng, "Enggak tuh. Kenapa emang?"

"Masa sih? Kok bisa ayah sampai posesif gitu sama bunda?" Tanya Rachel penasaran.

Dara tersenyum. Ia tahu betul Rachel, sepertinya gadis yang mulai dewasa ini sedang insecure.

"Dulu, bunda itu berisi, gak pernah perawatan, dekil, ah pokoknya jauh dari kata good looking. Padahal saat itu, bunda kagum sama satu cowok yang lebih dewasa dari bunda," Dara menjeda ucapannya.

"Siapa? Ayah 'kan seumuran sama bunda?"

"Ada deh," Dara tersenyum penuh misteri, jika ia memberi tahu bahwa orang yang sedang ia ceritakan adalah Bagas. Maka, matilah ia diserang marahnya Lingga dan malu pada Arsya yang kini dekat dengannya, "tapi intinya, bunda gak merubah diri bunda yang serba kurang. Padahal, saingan bunda pada cantik parah," lanjutnya.

Rachel mengangguk,"Terus? Bunda bisa dapetin dia?"

"Bisa aja sih. Tapi, dia harus mempertanggung jawabkan apa yang ia perbuat dahulu. Saat itu, kalau gak salah, kamu masih usia kurang lebih satu tahun. Dan karena kejadian itu, bunda bisa merasa nyaman sama seseorang yang sekarang jadi suami bunda," jelasnya.

"Oh, jadi intinya bunda tidak merubah apapun yang menjadi kekurangan bunda untuk mendapatkan cinta cowok itu? Karena tanpa itu semua, bunda bisa mendapatkan dia?"

Dara mengangguk, "Nah cerdas anak bunda. Jadi, jangan merubah diri kamu untuk orang lain. Karena yang terbaik, akan menerima apapun yang jadi kelebihan serta kekurangan kamu,"

Rachel mengangguk. Ia mencoba memahami apa yang harus ia lakukan nanti.

"Emangnya, Rachel lagi suka sama siapa?" Goda Dara.

"Ada deh. Tapi orang yang Rachel suka sekarang punya pacar. Mana cantik, fashionable, populer-"

"Dia pinter juga?" Potong Dara.

"Enggak sih,"

"Nah, Rachel 'kan pinter!"

"Tapi cuman itu doang kelebihan Rachel bunda," lirihnya.

"Coba mikir ulang. Berarti, kelebihan pacar gebetan kamu juga cuman good looking doang," ujar Dara.

Rachel tersenyum, "Oh iya, ya!"

"Nah 'kan,"

"Ya udah deh. Gak jadi insecure, orang Rachel pinter!" Katanya percaya diri.

DIARY RACHELCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang