Entah sebenarnya kewarasan Sehun hilang ke mana, pria itu bertahan cukup lama dengan mencumbui gadis yang nyatanya hampir sepenuhnya tak sadar.
Kedua lengan Sehun masih bertahan mengukung kepala Rosé, pun jemarinya masih setia membelai lembut setiap helaian rambut gadis itu.
Dua pasang bibir manusia itu masih saling bertaut untuk waktu yang tak bisa diperhitungkan. Sehun mencoba menyalurkan perasaannya yang menggelora melalui sapuan-sapuan lembut pada bibir milik Rosé di sana.
Sampai suatu ketika dering ponsel yang teronggok di atas meja menciptakan kesiap tersendiri, menghantarkan sejumlah kesadaran pada diri Sehun hingga ia pun segera meniti jarak dari Rosé dan mencoba mengatur sejumlah napas dengan sedikit kepayahan.
Sedang gadis di hadapannya masih begitu tenang. Menubrukan tatapan sayup-sayup tanpa segan sampai kemudian kesadaran resmi hengkang dari raga gadis itu. Ia menjatuhkan kepala pada bahu Sehun yang kemudian dengan sigap mendekap tubuhnya.
Sejenak terdiam merasakan hembusan napas hangat Rosé mengitari ceruk lehernya, Sehun kembali dihampiri rasa yang tak pernah ada selama ini. Rasa suka yang begitu mendalam pada seorang gadis, Sehun baru merasakannya sekarang. Sebagai pria dewasa, ia jelas sadar sepenuhnya.
Dering ponsel masih bertahan, itu adalah milik Rosé. Maka, Sehun mengalihkan fokus dan mengulurkan tangan perlahan meraih benda persegi panjang di atas meja yang layarnya menyala menampilkan panggilan masuk dari Jennie.
"Chaeng!!! Kau di mana, hah? Ini sudah jam berapa? Kenapa masih saja keluyuran?!"
Terdengar suara tegas Jennie mengaungkan beberapa pertanyaan sesaat setelah Sehun mengusap tombol terima.
"Jennie, ini aku, Sehun." Sehun pun memutuskan untuk menjawab dengan nada pelan, sedikit takut membangunkan Rosé yang terlelap.
"Hah? Sehun Oppa?" Gadis di seberang sana mungkin terkejut. "Eum. Rosé mabuk di apartemenku. Aku akan mengantarnya pulang sekarang."
"Ah, jangan! Maksudku, bolehkah Oppa membiarkannya bermalam di apartemenmu dulu? Besok adalah hari libur kami. Aku, Lisa, dan Jisoo mungkin akan pulang ke rumah kami masing-masing. Rosé mungkin akan sedikit kesepian jika berada di dorm sendirian."
Permintaan Jennie itu, Sehun pada akhirnya menyetujui walau ia sedikit dihantui perasaan tak enak hati. Usai menutup panggilan dan meletakan kembali ponsel Rosé ke tempat semula, Sehun mengalihkan lagi fokusnya, menunduk dan memandangi wajah gadis yang tengah terlelap dalam pelukannya itu.
Beberapa saat bertahan dengan kegiatan demikian, Sehun akhirnya menggendong tubuh Rosé menuju kamar dan meletakannya di atas sebuah ranjang lebar yang terletak di tengah-tengah ruangan. Ditariknya sehelai selimut untuk menutupi tubuh Rosé sampai sebatas dada, lalu mematikan lampu ruangan dengan menyisakan lampu tidur yang nyala temaram.
Sehun kembali ke ruang tengah, membereskan segala perbendaan di sana: botol dan gelas-gelas yang kemudian ia cuci dan ia kembalikan ke rak. Hal berikut yang dilakukan pria itu adalah mengunjungi kamar mandi guna mencuci wajah.
Namun, ia terdiam sejenak ketika memandangi tangan kanannya yang terlilit perban. Luka di sana, Sehun tak mendapatkan itu secara cuma-cuma. Ada sebuah keributan besar yang menyebabkan dirinya kemudian melarikan diri ke mari: apartemennya.
Kuharap kau tidak terlalu mempermasalahkan ini.
Bahwa nomor tak dikenali yang mengirimkan pesan berisi ancaman itu adalah rekan satu grupmu. Park Chanyeol.
Itu adalah isi pesan yang Sehun dapatkan dari salah seorang temannya yang berkecimpung di ranah kepolisian. Malam itu, usai kegiatan jalan-jalan, Sehun sebisa mungkin menahan diri untuk tidak meledakan kemarahan di dalam dorm. Ia baru meminta Chanyeol bicara empat mata keesokan hari, di jeda ketika mereka sedang latihan di agensi.
KAMU SEDANG MEMBACA
FAKE: The Scandal [END]
FanfictionSkandal Palsu sebagai pengalihan isu sudah bukan hal yang tabu lagi. Sehun dan Rose adalah sepasang Idol yang dituntut agensi mereka untuk menandatangani sebuah kontrak dengan ketentuan: 1. Melakukan kencan rekaan untuk dijadikan sebagai bukti skan...
![FAKE: The Scandal [END]](https://img.wattpad.com/cover/248001635-64-k798499.jpg)