Jendela sebuah kamar disibak pelan, seakan mempersilakan sinar mentari pagi menerangi ruang yang tertelan gelap semalaman. Sebuah kotak besar diambilnya dari ruang serba guna asrama, lantas diboyong masuk ke dalam kamar. Gadis yang menggulung surai keemasan miliknya tinggi-tinggi itu mulai membuka sebuah lemari. Menyambar sebuah bucket hat brand Dior, dan dua buah trucker hat yang kemudian ia masukan ke dalam kotak. Benda-benda itu ialah pemberian Sehun.
Menghampiri sebuah laci, ia mengambil sebuah gelang dan sekumpulan foto polaroid. Benda-benda tersebut berakhir sama halnya dengan beberapa benda sebelumnya, menghuni ruang dalam kotak. Meski sempat menenggelamkan diri memandangi foto-foto itu, Rosé pada akhirnya berusaha menyingkirkan gelenyar sesak di dada demi menyingkirkan pula kenangan yang turut terpanggil tiba-tiba.
Foto polaroid pertama merupakan fotonya dan Sehun yang diambil pada saat kunjungan pertama Rosé ke rumah orang tua pria itu yang mana memutuskan singgah di sebuah studio foto kuno. Foto polaroid berikutnya adalah foto tempo hari, kenangannya masih segar sekali. Menampilkan Rosé yang menggunakan hanbok bersandar di bahu Sehun yang berdiri di sampingnya.
Sebelum menutup kotak, Sam adalah yang terakhir ia masukan. Boneka beruang yang berbulan-bulan menemani malamnya kini berakhir malang dengan mendekam di dalam gelapnya ruang sempit sebuah kotak.
Getar ponsel di atas nakas, Rosé mengabaikan untuk yang kesekian kali. Itu panggilan dari Ibu Sehun. Rosé khawatir jika menerima panggilan itu akan berakibat sama seperti sebelumnya, yang mana menimbulkan sebuah pertemuan tak terduga dengan Sehun. Untuk saat ini dan selamanya, Rosé begitu enggan bertemu dengan sosok pria semalam.
Pria yang menghamburinya dengan rasa tak terdefinisi kata. Sesak sekaligus malu intinya.
Oh Sehun.
Setiap kali berupaya untuk lupa, hatinya senantiasa berkhianat dengan terus menasbihkan nama itu. Pula logikanya kerap sekali memutar kenangan-kenangan tak berkesudahan.
Menyambar ponsel di nakas setelah benda itu berhenti bergetar, Rosé menilik fitur galeri. Menggulirkan layar dan menangkap foto-foto kenangan antara ia dan Sehun selama satu tahun belakangan. Dimulai dari foto-foto terbaru di kala malam penerbangan lampion, hingga yang paling usang ialah foto-foto di Paris dengan layar belakang berupa menara Eiffel yang menyala, menyemarakkan malam yang temaram.
Beberapa video hasil tangkapan isengnya kadang kala, menampilkan figur tampan Sehun yang tersenyum pula tertawa kemudian berganti dirinya yang tak jauh melakukan hal berbeda.
Sebab hati dan pikirannya bertolak belakang, jemari yang baru saja mengetuk sebuah opsi dengan peringatan:
Apakah Anda yakin akan menghapus data ini?
Kini mengawang dalam gamang. Namun pada akhirnya ia mengetuk opsi 'Ya', lantas segala memori di dalam perangkat itu menghilang, tapi tidak dengan memori di kepalanya. Sepersekon berikutnya, sempat muncul rasa sesal, tapi ia berupaya menenangkan bahwa ia akan jauh lebih baik-baik saja dengan melakukan hal itu.
"Chaeng—"
Dari balik daun pintu kamar, Lisa menyembulkan setengah badan dengan senyum lebar. "Ayo!"
Anggukan semangat dan senyum, Rosé berikan pada gadis itu sebelum akhirnya ia hengkang dari kamarnya. Hari ini, Lisa mengajaknya lari pagi di seputaran Sungai Han, sekedar memangkas penat dalam akal dan menyegarkan pikiran yang kerap kali gusar tanpa alasan.
Di tengah-tengah aktivitas lari kecilnya, Rosé menyempatkan diri membuka ponsel. Satu pesan singkat yang baru saja masuk menarik sejumlah perhatian gadis itu.
Aku baru saja tiba di Korea. Mari agendakan makan malam bersama untuk merayakan ulang tahun kita!
Itu pesan dari Jaehyun, pria yang berbulan-bulan ini menyambangi negeri orang demi sebuah film layar lebar yang menyematkan namanya ke dalam daftar pemeran. Rosé tersenyum tipis mengingat fakta bahwa Jaehyun telah menjadi aktor hebat.
KAMU SEDANG MEMBACA
FAKE: The Scandal [END]
FanfictionSkandal Palsu sebagai pengalihan isu sudah bukan hal yang tabu lagi. Sehun dan Rose adalah sepasang Idol yang dituntut agensi mereka untuk menandatangani sebuah kontrak dengan ketentuan: 1. Melakukan kencan rekaan untuk dijadikan sebagai bukti skan...
![FAKE: The Scandal [END]](https://img.wattpad.com/cover/248001635-64-k798499.jpg)