Genre : fiksi remaja, romansa.
"Harga diri lebih penting daripada segala materi."- Adel.
"Apa yang gue mau, harus gue dapetin!"-Reygan.
Semesta mempertemukan mereka sehingga terlibat dalam skenario Tuhan. Apakah keduanya saling punya rasa? dan apaka...
Buat yang baca cerita/bab ini, jangan lupa meninggalkan jejak, okey? Jangan sering jadi pembaca gelap ya cantik/ganteng😌
...🦋...
Adel tengah duduk di kursi panjang yang terletak di lorong koridor, dengan kaki yang ia ayun-ayunkan ke bawah. Senyumnya mengembang tipis melihat pintu ruang OSIS yang sudah tertutup rapat, karena ada pertemuan rutin didalamnya.
Walaupun ia wakil ketua, tapi Reygan melarangnya untuk ikut rapat. Karena dirinya masih terlihat lemas, ya--walaupun Adel udah bilang udah baik baik aja.
Sudah hampir dua jam ia duduk disana. Pantatnya serasa kebakar dan sedikit terasa panas, karena terlalu lama menunggu.
"ISHH, LAMA BANGET SIH RAPATNYA?" Adel menghentakkan kakinya dengan kesal
"Ekhem, lo ngapain disitu?"
Suara berat itu membuat Adel refleks menoleh ke arah sumber suara
"Eh, kak Reno. Itu tuh, gue nungguin rapat lama banget. Kayak nunggu jago beranak!"
"Lah, bukannya lo wakil OSIS? Tapi kok malah gak ikut rapat?"
"Tadinya mau ikut, tapi Reygan ngelarang gue. Soalnya tadi gue habis pingsan. Orangnya aja yang parnoan takut gue kenapa-napa. Padahal gue juga udah sehat"
"Pingsan? Kok bisa? Tapi sekarang gapapa kan? Ada yang sakit gak?" Reno memutar tubuh Adel untuk mengecek keadaan nya
"B aja kalik kak! gue kalau lo puter-puter gini malah jadi pusing"
"Hehehe maaf. Eh, kita jalan yuk!"
"Pengen sih, tapi gue belum izin Reygan"
"Udah, santai aja. Entar tinggal lo WhatsApp dia."
Tanpa banyak basa-basi, Reno menarik pergelangan tangan Adel untuk ikut bersamanya. Adel hanya pasrah, karena gadis itu kenyataannya memang butuh sedikit refreshing
Keduanya kini telah sampai di parkiran VGS.
"Kita mau kemana kak?"
"Em, ke mall mau gak?"
Adel nampak berfikir sebentar
"Gue traktir es krim sama boneka panda deh"
"HAH? ES KRIM? BONEKA PANDA? IH MAUU"
"Kayak gak pernah makan es krim aja lo! Nih helm nya pake!"
"Hehehe, soalnya dari kemarin gue pengen makan es krim kak. Kayak orang ngidam tau gak?"
"Aneh lu! yaudah naik, keburu sore"
"LET'S GO!!!!"
...🦋...
Keduanya kini sudah sampai di mall yang tidak jauh dari SMA mereka.
"Kita mau beli es krim dulu, atau beli boneka?"
"Kita ke toko boneka aja deh kak. Tapi beneran lo yang traktir kan? entar kalau ujung-ujungnya gak jadi, mending gue pulang"
"Aelah, santai aja kali. Yuk kita cari toko bonekanya!"
"Yang ini lucu gak kak?"
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Lucu, kayak yang megang"
"Ih gombal! Adel mau yang ini aja deh"
"Okey, kita bayar dulu"
Setelah Reno pergi ke kasir untuk membayar boneka, ia mengajak Adel ke gerai es krim yang di salah satu cafe di mall tersebut
"Mbak, es krim coklat nya dua"
"Baik kak, ditunggu sebentar"
5 menit kemudian, Pesenan es krim mereka sudah siap. Keduanya duduk di kursi pengunjung yang sudah disediakan disana
"Btw, kok lo tahu gue suka es krim rasa coklat, kak?"
"Oiya, status hubungan lo sama Reygan sekarang apa sih Del?"
"Gimana ya, dulu kita sempet pacaran sih tapi dia malah khianatin gue, terus gue putusin deh"
Reno tersenyum tipis.
"Dugaan gue bener kan? Tapi sekarang gue liat, lo fine fine aja tuh sama dia"
"Emang kalau udah jadi mantan gak bisa jadi teman lagi ya?"
"Ya bisa juga sih"
...🦋...
Waktu sudah menunjukkan 7 malam. Adel benar-benar lupa dengan waktu karena keasyikan jalan-jalan di mall bersama Reno
Karena sudah malam, Reno mengantar gadis tersebut sampai kerumahnya. Walaupun Adel sempat menolak karena takut ngerepotin, tapi Reno tidak membiarkan hal itu. Ia tak tega melihat Adel pulang sendirian. Apalagi yang mengajaknya tadi dia, jadi pulang juga harus bersama dia.
"Makasih ya kak, traktirannya. Gue seneng banget deh hari ini" Adel tersenyum sampai memperlihatkan deretan gigi putihnya
"Iya sama-sama. Gue juga makasih karena lo udah nerima ajakan gue tadi"
Adel menganggukkan kepalanya. "Yaudah sana pulang, hati-hati ya kak. Jangan ngebut!"
Bersamaan dengan Reno menutup helm full face nya, ia melambaikan tangan kepada gadis yang sudah menemaninya hari ini
"Siap tuan puteri, selamat malam"
"Me too"
Segini dulu aja yaaa, semoga suka^^
Lebih setuju couple yang mana nih? 1. Reygan X Adel 2. Reno X Adel