[SEQUEL Dear Jisung]
Musuh tetaplah musuh, meski dia adalah saudara kembarmu sendiri.
Prinsip hidup itu yang dipegang pengusaha sukses bernama Lee Jaemin.
Lelaki yang penuh dendam pada saudara kembarnya sendiri. Karena saudara kembarnya itu adalah...
Lelaki itu lalu melanjutkan langkahnya, dan membuka pintu menuju ruang kerjanya dengan papan bertuliskan CEO of the company.
Lelaki itu meletakkan tas kerjanya dan dan duduk di kursi kebesarannya.
Tok tok tok.
"Masuk."
Seorang wanita dengan setelan rapi lantas masuk kedalam. "Annyeonghaseyo, daepyo~nim. Anda memanggil saya?"
"Ya, apa jadwal ku hari ini?"
"Jam 10, anda akan menghadiri rapat dengan kolega perusahaan, jam 12, anda akan makan siang dengan investor dari Jepang. Lalu jam 2, anda akan menghadiri pertemuan pemegang saham. Lalu jam 5, anda memiliki rapat dengan perusahaan asal Beijing."
"Baiklah, kau bisa pergi."
Sekretaris itu membungkuk sopan dan berjalan keluar dari ruangan.
Baru saja lelaki itu ingin membuka laptop yang ada di meja, pintu ruang kerjanya dibuka lebar.
Lelaki itu menghela nafas pelan.
Dalam hitungan ke 3.... 2.... 1!
"MY FRIEND, LEE JAEMIN!!!"
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Lelaki yang baru saja dipanggil namanya itu hanya bisa menutup telinga ketika mendengar suara seseorang yang ingin ia hilangkan dari dunia ini terdengar begitu kencang.
Lee Jaemin.
Pemilik perusahaan dan CEO dari J&J company.
Sementara lelaki yang mengganggunya ini, Lee Haechan.
Satu satunya sahabat Jaemin.
Jika dihadapan orang banyak, Jaemin akan tampak dingin, datar, tegas, dan berwibawa, maka tidak dihadapan Haechan.