Akibat hal yang Aji lakukan padaku di malam hari itu, aku tak sekolah selama dua hari dikarenakan berbagai urusan yang membuatku harus diinterogasi sebagai korban pastinya. Ketika aku masuk sekolah lagi, kurasa semua orang sudah mengetahui apa yang terjadi. Mereka semua melirikku dan berbisik-bisik ketika aku lewat. Ah, begini lagi? Kenapa hal seperti ini kerap terjadi padaku?
Forum sekolah bagian siswa pun dipenuhi dengan kabar mengenai Aji. Tentunya banyak yang tak menyangka jika Aji adalah orang yang seperti itu. Karena sosok Aji di sekolah adalah murid yang baik-baik. Kurasa dia juga merupakan murid kesayangan beberapa guru.
Dan pastinya ada pula kabar mengenaiku di forum itu. Kabar-kabar mengenaiku itu malah melenceng. Tidak ada yang benar satu pun. Ada yang mengatakan jika Aji menguntitku karena dia sakit hati karena kutolak. Ada juga yang mengatakan jika apa yang terjadi padaku itu tidak benar, hanya aku saja yang membuat dramatis.
Hah.
Sialan.
Ya terserah mereka mau membicarakan aku bagaimana.
Kurasa Aji mendapat hukuman berat. Aku tidak mau tahu karena tanganku langsung bergetar dan dingin ketika mendengar namanya diucapkan. Aku mendadak langsung ketakutan dan mengecek kanan-kiri di sekitarku. Jadi karena hal itu, orang-orang di rumahku berusaha keras untuk tidak membahas apa yang telah terjadi. Bahkan mereka bertindak seperti tidak ada yang terjadi padaku.
Mengenai Aji yang membunuh Edgar, itu benar. Yang kudengar adalah saat itu Edgar yang memang sedang mengawasi rumahku dan menemukan Aji yang bersikap aneh di sekitar rumahku. Edgar langsung mendatangi Aji dan mereka terlibat perkelahian. Karena Aji membawa senjata tajam, tentunya Edgar pun tak bisa berkutik.
Untuk Edgar, aku tidak tahu harus berpikir apa mengenainya jika memikirkan apa yang terjadi padanya. Pikiranku mengenainya masih saja terpusat pada hal buruk yang dia lakukan padaku. Rasanya hal itu tidak akan pernah lepas dari pikiranku. Namun kini aku berusaha untuk memaafkannya.
Motif Aji yang berusaha membunuhku adalah karena tentunya tugas dari seorang yang mengancamnya, yang ternyata adalah ayahnya Rendra. Yang kutangkap adalah ternyata ayahnya Rendra mengetahui jika aku dan Sarah menyelinap ke rumah dan melihat apa yang mereka lakukan. Ayahnya menyuruh Rendra untuk membungkamku dan Sarah, pastinya dengan cara yang keras seperti siksaan misalnya. Rendra menolak melakukan dengan cara yang keji dan dia pun disiksa oleh ayahnya. Makanya kemarin-kemarin itu aku tak bisa menghubungi ponselnya.
Ternyata perempuan yang dibunuh oleh Rendra saat itu merupakan kakak dari Aji. Kudengar kakaknya mempunyai utang yang besar pada ayahnya Rendra sehingga akhirnya hidup kakaknya harus berakhir. Aji yang mengetahui jika kakaknya dibunuh pun mendatangi ayahnya Rendra, yang mana beliau langsung mengancam Aji. Dan langsung diberikan tugas untuk 'menyelesaikan' aku dan Sarah, atau tidak dia yang akan dibunuh. Lalu jika dia berhasil mengerjakan perintah itu, dia akan diberitahu mengenai lokasi di mana mayat kakaknya itu dikuburkan. Mungkin karena keadaan saat itu terdesak dan dia tak bisa berpikir, bahkan mungkin sebenarnya dia tak bisa menolak, maka dari itu pilihannya hanyalah menyetujui saja.
Kebetulan saat itu pun aku baru pindah sekolah, di mana Aji bisa langsung bergerak. Prioritasnya adalah aku. Yang mengurus Sarah adalah orang lain yang tak aku kenali.
Dikarenakan tekanan dan batas waktu, Aji mau tak mau menggunakan cara kejam padaku. Ancaman-ancaman itu sengaja dikirimkan untuk membuatku terguncang sehingga dia dengan mudah bisa membunuhku. Yang mana tentu saja gagal.
Mengenai apa yang dibicarakannya ketika aku sudah menusuknya dengan pecahan lampu, dia menyalahkanku karena kenapa saat aku—dan juga Sarah—tahu mengenai pembunuhan seorang perempuan oleh Rendra dan ayahnya Rendra, kenapa aku tidak langsung melaporkan apa yang kami lihat ke pihak berwenang. Jika aku melaporkan, mungkin saja tidak akan terjadi seperti ini. Tidak ada ancaman-ancaman untukku.
KAMU SEDANG MEMBACA
The Secret Keeper
Tienerfictie[Paraduta Series #1] - COMPLETED Namaku Nadine. Aku anak baru di SMA Paraduta namun sudah mengetahui dan memegang rahasia beberapa orang yang cukup penting dan populer di sekolah baruku. Wanna know their secrets? Tapi jangan menyebarkan rahasia mere...
