Bagian 41 : Jangan Nangis

892 94 204
                                        

B a g i a n 41 : Jangan Nangis.

Kalaupun aku harus jatuh cinta, perasaan itu tidak akan pernah sama seperti saat aku mencintaimu.

***

"Anggi, Kelvin?"

"Fitri?"

Fitri terdiam sebentar, matanya memanas melihat apa yang terjadi di depannya sekarang.

"Sorry, gue cuma mau ambil jaket ketinggalan tadi," ujar Fitri, ia mengambil jaketnya yang tertinggal di kursi teras rumah Anggi, lalu pergi meninggalkan kedua insan yang masih tak tau harus bagaimana.

"Pit!" panggil Anggi, ia menahan tangan Fitri agar tidak pergi.

Mata Anggi ikut memanas saat merasakan bahu Fitri bergetar.

"Lo punya hubungan sama Kelvin?"

"I-iya, tapi aku nggak maksud-"

"Kenapa nggak bilang, Nggi?"

"Karena nggak mau nyakitin perasaan gue? Itu alesan lo?" tebak Fitri.

"Iya, maaf-"

"Nggak gini caranya, Nggi. Lo pernah kan ada di posisi ketika keluarga lo milih untuk nggak memberi tau lo tentang penceraian mereka dan lo marah dengan alasan itu?"

"Lo anggap gua sama Cimey selama ini apa?"

"Niat Anggi baik, Pit. Kenapa nggak sedikit-pun lo hargain dia?" bela Kelvin.

Fitri terkekeh pelan, "Lo akan bela dia, karena lo nggak tau rasanya di posisi gue gimana."

"Lupain gue, keberadaan lo buat gue susah menjalin hubungan baru."

Fitri menggeleng pelan, sesak menjalar di hatinya kala mendengar ucapan Kelvin barusan.

"Gue duluan," pamit Fitri lalu pergi dari hadapan Anggi.

"Vin, kamu gila?!"

"Aku nggak suka cara dia nggak menghargai kamu."

"Kalau Fitri marah dan menjauh gimana?"

"Nggak akan, kalaupun sampai itu terjadi, kamu punya aku, kamu nggak butuh mereka, Nggi."

Anggi menatap Kelvin tajam, "Kamu bilang apa barusan? Kamu itu cuma orang baru di kehidupanku, dan nggak ada apa-apanya sama Melisa dan Fitri!"

"Bukan gitu-"

"Pulang, Vin. Aku capek."

"Nggi-"

"Pulang."

Kelvin pun memilih menuruti ucapan pacar-nya itu, "Yaudah kalau gitu aku balik dulu, kalau ada apa-apa jangan lupa kabarin aku."

Anggi hanya diam, tidak berniat menjawab ucapan Kelvin, setelah memastikan motor lelaki itu sudah hilang dari pandangannya
barulah Anggi masuk ke dalam rumahnya.

Rahasia HatiCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang