B a g i a n 34 : Peringatan.
Tuhan bila masih ku di beri kesempatan,
Izinkan aku untuk mencintanya.
Sekali ini Saja - Glend Fredly.
***
Setelah dari pasar, mobil Tama membelah jalanan dan memutari kota tanpa alasan yang tidak jelas, hal itu jelas saja membuat Anggi menggumam kesal.
"Kita ini mau kemana?"
"Muter-muter aja, mau ke mall tapi kan belum buka," jawab Tama seadanya.
"Dasar aneh!"
"Ngomel mulu dari tadi."
"Kenapa? Nggak suka?!"
"Ngomong doang, Nggi. Suka kok," ujar Tama pasrah.
Ddrrtt ddrttt
Getaran yang berasal dari ponsel Anggi berhasil membuat Tama terkejut, pasalnya ponsel gadis itu masih berada di saku celanannya.
"Siniin hp aku, kalau ada panggilan penting dari Mama gimana?"
"Iya iya," ucap Tama memberikan ponsel tersebut tanpa melihat nama sang penelpon.
Anggi tersenyum tipis kala melihat nama yang tertera di layar ponselnya, tanpa basa-basi ia langsung mengangkatnya.
"Halo, Vin, kenapa?"
"Gue lagi-"
"TAMA!"
Anggi menggeram kesal saat tangan lelaki di sebelahnya ini berusaha menggapai dan merebut ponselnya.
"Nggi? Lo lagi sama Tama?"
"Nggi?"
Tama semakin di buat kesal dengan suara Kelvin barusan, tanpa melihat ke arah jalan, lelaki itu tetap berusaha mengambil alih ponsel gadis di sebelahnya.
"Tama, liat dulu jalannya itu, gila ya kamu!"
"Sini dulu hpnya, Nggi."
"Nggak mau, fokus nyetir Tama!"
"Nggii, sini dulu!"
"Nggak mau, TAMAA—"
Teriakan Anggi serta suara klakson mobil yang kencang berhasil membuat Tama terkejut setengah mati, dengan satu gerakan cepat, lelaki itu membanting setirnya lalu memutuskan untuk berhenti sebentar.
Kedua manusia itu sama sama terdiam sembari menenangkan diri masing-masing. Jika Tama tidak cepat membanting setir, bisa di pastikan hal buruk terjadi pada mereka berdua.
"Gila kamu, Tam! Kalau mau mati jangan ngajak ngajak!"
"Kan kita sehidup semati."
"Najis!"
"Kamu deket sama Kelvin?" tanya Tama tiba-tiba.
KAMU SEDANG MEMBACA
Rahasia Hati
Fiksi Remaja"Kalau cuma di liatin doang, nggak akan bisa jadian, Nggi." "Kodrat cewe itu nunggu, kalau lo lupa." Sudah genap satu bulan Anggi Zelina Nayara menyukai teman sekelasnya, lelaki berparas tampan nan mempesona bernama Mark Natama Altezza. Semesta mema...
