Terimakasih untuk kalian yang udah stay sama cerita ini dan udah kasih komentar:)
I respect that🖤
__Happy Reading__
Suara nafas yang sangat berat terdengar dari bibir seorang gadis galak, entah punya masalah apa Nefa sampai aura cewek itu sangat suram hari ini.
Posisi gadis galak itu tengah berada di ruang Black Team. Dengan pulpen ditangannya dan kepala yang sandarkan ke meja. Moodnya sedang tak baik hari ini.
Wajah yang murung sangat terlihat dari muka Nefa, membuat orang yang melihatnya meringis ngilu jika ingin menyapa, takut terkena semprot gadis galak itu.
"Kak Nefa?" panggil seseorang yang membuat Nefa mengadahkan kepalanya.
Di depannya sedang berdiri seorang cewek cupu dengan rambut kepang dua dan kacamata yang bertengger manis di hidungnya, ia tersenyum malu-malu pada gadis galak itu.
"Kenapa?" tanya Nefa seraya menegakkan badannya.
Gadis cupu itu tersenyum dan menyodorkan sebuah kotak bekal berwarna hitam di depan Nefa.
"Aku bawain makanan buat Kakak, tolong dimakan ya Kak. Itu buatan aku," ucap gadis itu dengan senyuman manis.
Nefa mengambil kotak bekal itu dan membukanya, seketika ia menelan ludah melihat nasi goreng seafood kesukaannya.
"Buat gue?" tanya Nefa yang dibalas anggukan olah sang pemberi.
"Aku nge-fans banget sama Kakak, Kak Nefa keren banget jadi cewek, aku bener-bener nge-idolain Kakak!" ujar gadis cupu itu dengan bersemangat.
Nefa terkekeh, ia tidak menyangka jika ada juga yang berani mendekatinya selain My Generation, cewek cupu itu juga terlihat menatapnya dengan penuh kekaguman, tidak seperti cewek lainnya yang kebanyakan menatap Nefa dengan tatapan benci dan iri.
"Nama lo siapa?"
"Ara. Arasya Said," jawab Ara bersemangat.
"Oke Ara, thanks untuk makanan dan pujiannya, gue tersanjung. But lo gak usah manggil Kakak, kita seangkatan," jelas Nefa seraya menunjuk bed yang berada di lengan kiri Ara, yang menunjukkan angka 10.
"Aku gak enak manggil Kakak langsung, terkesan gak sopan meski aku tau kalok kita seumuran."
Nefa mengangguk sebagai jawaban, ia tidak bisa memaksa Ara untuk memanggilnya Nefa saja, itu hak dia. Lagian itu tidak berpengaruh apa-apa pada dirinya.
"Ya udah deh Kak, aku pamit dulu ya. Mau ke perpustakaan, nanti kotak bekalnya besok aku ambil."
"Oke, thanks buat makanannya." Nefa membalas lambaian tangan Ara dan tersenyum lebar.
Setelah badan Ara hilang, Nefa kembali menyandarkan kepalanya di meja, gadis galak itu kembali murung.
"Kenapa lagi hmm?" tanya seseorang seraya menepuk kepala Nefa.
Nefa mengangkat kepalanya, ia melihat ada sosok Leo yang duduk di samping depannya.
Mengerucutkan bibir yang herhasil membuat kekehan geli dari Leo berhasil terdengar.
"Semua cowok emang gitu ya Le? Suka banget gak nepatin janji!" ketus Nefa dengan kesal.
Leo manggut-manggut, jadi alasan Nefa murung sampai anggota Black Team gak ada yang berani nyapa cuman karena cowok kesayangan Nefa ingkarin janji?
KAMU SEDANG MEMBACA
FLASHBACK || Antara Nefa Dan Rendi [SELESAI]
Teen FictionAnother World Of Kaptenz Eva R-03 Ini Prekuel dari cerita Suamiku Gangster Sekolah, pecinta SGS udah pasti kenal dengan Rendi dan Nefa. Jangan lupa untuk vote, komen dan share cerita ini ya:) ____________________________________ "Rendi!" "Nefa?"...
![FLASHBACK || Antara Nefa Dan Rendi [SELESAI]](https://img.wattpad.com/cover/287239836-64-k119051.jpg)