Another World Of Kaptenz Eva R-03
Ini Prekuel dari cerita Suamiku Gangster Sekolah, pecinta SGS udah pasti kenal dengan Rendi dan Nefa.
Jangan lupa untuk vote, komen dan share cerita ini ya:)
____________________________________
"Rendi!"
"Nefa?"...
"Hanya kamu yang bisa membuat aku seperti orang gila di saat perasaanku masih belum jelas untukmu."-Athara Putra Rendi
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Setelah makan di cafe dengan Noka, dan menghabiskan waktu seharian untuk bermain dan jalan-jalan dengan sahabatnya itu. Nefa memilih pulang untuk beristirahat. Badannya terasa sangat lelah hari ini.
Saking senang dan sibuknya Nefa dengan Noka hingga melupakan jika ia memiliki janji dengan Rendi, dan tidak memberi kabar apapun pada cowok tinggi itu. Entahlah Nefa akan lupa segalanya jika sudah bersama Noka.
Dengan selimut yang membungkus dirinya, Nefa berjalan santai menuju sebelah kamarnya yang tak lain adalah kamar Noka. Berencana ingin tidur disana bersama cowok dingin itu.
"Sayang, mau kemana?" tanya Razia dengan alis terangkat sebelah saat melihat Nefa.
"Kamar Noka, mau tidur bareng dia. Gak papa 'kan?"
Razia mengulum senyum, Putri kesayangannya itu memang sangat manja dengan Noka.
"Asal jangan ganggu Noka, kasian! Pasti dia capek banget."
Nefa mengangguk semangat dan memberikan senyum manisnya. "Oke ibu negara, goodnight!" Nefa mencium pipi Razia dan berlalu masuk ke dalam kamar Noka yang memang tak pernah di kunci.
Masuk ke dalam, Nefa langsung di suguhkan pemandangan Noka yang sedang tiduran di kasur dan sedang menonton TV. Tanpa menunggu lama, Nefa berjalan ke arah cowok dingin itu dan tidur di sampingnya tak lupa untuk memeluk Noka dengan erat.
"Aroma lo bikin gue tenang, suka banget," gumam Nefa saat menghirup aroma Noka di lehernya.
"Padahal gue belum mandi, udah nemplok aja lo," kata Noka seraya menahan kepala Nefa yang terus mendusel-dusel lehernya.
"Mau mandi atau enggak, lo tetep harum."
Noka terkekeh geli mendengarnya, Nefa memang suka sekali memeluknya meskipun Noka belum mandi.
"Eh iya, besok lo mau sekolah gak?" Nefa menegakan badannya untuk melihat wajah tampan Noka.
"Belum, masih mau istirahat. Soalnya sahabat gue bikin gue pegel karena ngajak jalan seharian."
Wajah Nefa berubah cemberut. "Dih, namanya juga kangen. Ya gak papa lah, lagian lebay banget sampek bilang pegel."
Noka kembali terkekeh geli, ia menarik tangan Nefa untuk memeluknya lagi. "Bercanda, tapi beneran besok masih belum mau sekolah. Pengen istirahat dulu."