50 - Akhir Flashback || Ending

269 1 11
                                        

“Kesalahan ini membuatku sadar jika aku sudah kehilangan kamu sekaligus duniaku.”
Athara Putra Rendi.

“Seharusnya ini tidak akan berakhir dengan perpisahan jika saja kita sama-sama  jujur dan sedikit mengalah.” 
Queen Nefa Mahendra.

“Tanpa kata dan hanya sekejap mata, Flashback pun berakhir.”
FLASHBACK.

Sesuai yang Rendi kirim pesan tadi pada Morgan, dia akan datang demi menghargai ajakan Morgan dan Katara

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Sesuai yang Rendi kirim pesan tadi pada Morgan, dia akan datang demi menghargai ajakan Morgan dan Katara. Dan disinilah Rendi berada, di depan hotel mewah milik keluarga Alexander.

Rendi masuk dan berjalan menuju ke sebuah bar mini yang tersedia untuk para tamu VIP, disana sudah ada Morgan dan beberapa temannya dari SMA Nusa Bangsa.

Sepertinya Morgan menyewa bar mini ini untuk mereka saja, karena tak ada orang lain selain anak SMA Nusa Bangsa saat ini.

"Sini Ren! Gue kira gak bakal dateng lo." Morgan langsung berteriak begitu melihat kedatangan Rendi.

Rendi mengangguk dan berjalan ke arah Morgan, langsung melakukan tos ala anak lelaki pada Morgan dan beberapa temannya.

"Niatnya sih gitu, tapi gue dateng demi lo, nih. Lagian ngapain sih ngajakin gue kesini? Udah gue bilang gue capek." Rendi langsung memberikan pertanyaan begitu ia duduk di meja bar yang ada disana.

"Ah elah, bentaran doang. Si Katara lagi ngadain pesta karena dia menang tanding basket sama anak SMA Biru, jadi dia ngundang elo buat dateng juga," jelas Morgan dengan segelas minuman di tangannya.

"Tapi gue bukan anak SMA Nusa Bangsa."

"Kalok yang itu, lo tanya aja sama tuh anak!"  Morgan menunjuk pada Katara yang sedang berjalan kearahnya.

Rendi melihat ke arah belakang, ia menatap Katara yang berjalan kearahnya dengan mini dress di tubuhnya.

"Hay Rendi, akhirnya lo dateng juga." Katara tersenyum manis seraya memegang lengan Rendi.

"Lo ngapain ngundang gue? Gue bukan anak SMA Nusa Bangsa lhoo." Rendi dengan perlahan menyingkirkan tangan Katara dari lengannya, merasa agak sedikit risih saat ada yang menyentuhnya selain Nefa.

"Tapi lo 'kan temen gue, udah lah nikmatin aja. Enjoy sama pestanya ya! Lo bebas disini."

Rendi mengangguk sebagai jawaban, toh hanya pesta, tidak lebih bukan?

"Ya udah, gue ke lainnya dulu ya! Enjoy Rendi!" seru Katara seraya berjalan menjauh dari Rendi dan meja bar.

Katara memberi kode lewat mata pada Morgan, lelaki itu tersenyum miring sebagai jawaban.

"Lo mau pesen apaan Ren? Disini lo bebas pesen minum apa aja." Morgan duduk di samping Rendi dan menyodorkan segelas minuman.

"Enggak! Gue udah gak minum kayak gituan, dilarang sama Nefa, lo tau itu 'kan?" tolak Rendi seraya menjauhkan gelas yang diberikan Morgan.

FLASHBACK || Antara Nefa Dan Rendi [SELESAI]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang