17. Hama
"Hama ingin menyingkirkan sebuah Bunga yang sangat di jaga banyak orang. Impossible! Harusnya anda yang menyingkir dari rumah tangga anak saya!"
~ Andy
____________________________
Mira membuka pintu kamar. Ia melihat Raka yang sepertinya tengah sibuk. Ia menunggu Raka sampai pria itu selesai bertelepon dengan orang lain.
"Kenapa?"
Mira mengatur nafasnya dan memberanikan diri menatap mata Raka dengan tersenyum.
"Kita cerai aja, ya?"
Prang
Raka melempar lampu tidur di sampingnya. Ia langsung tersulut emosi mendengar ucapan Mira.
"Maksud kamu apa?"
"Gue tau cewek tadi itu orang yang lo nanti saat ini. Lo masih berharap bisa nikah sama dia, terus lo kirim surat cerai ke gue. Itu kan yang lo mau?"
"Selama ini gue coba berpura-pura gak tau apapun. Selama ini gue coba luluhin hati lo. Selama ini gue coba mempertahankan pernikahan yang sebenarnya lo aja gak tau apa arti pernikahan ini."
"Cukup sampai disini, gue nahan semuanya."
Raka terkekeh sinis. Pria itu mengukung Mira.
"Sepertinya kamu tidak lupa dengan perjanjian kita. Cerai sama saja mempertaruhkan nyawa papamu."
Mira membeku. Yah, ia masih sangat jelas ingat dengan perjanjian awalnya. Tapi saat ini ia sudah tidak tahan lagi. Perempuan yang selama ini Raka harapkan sudah kembali, itu artinya tugasnya sudah selesai bukan?
Lagipula bercerai adalah hal yang Raka inginkan, dulu.
"Pikirkan baik-baik, sebelum kondisi papamu seperti dulu lagi."
Raka keluar dari kamarnya, meninggalkan Mira yang termenung.
Apakah seperti ini takdirnya? Menikah dengan pria seperti Raka demi keluarganya.
Sebelum menikah, perusahaan Papanya sedang bermasalah. Selama ini di perusahaan Papanya ada koruptor yang memanfaatkan uang perusahaan dan berhutang dengan jumlah yang sangat besar.
Papa Mira yang baru tahu masalah itu langsung shock. Keesokannya harinya, kesehatan pria paruh baya itu menurun. Penyakit jantungnya kumat dan harus dioperasi.
Mungkin untuk biaya operasi mereka masih bisa membayar dengan bantuan dari keluarga Zi. Namun untuk hutang dan kerugian, tidak akan kembali normal.
Raka yang kebetulan tahu masalah yang dihadapi perusahaan Papa Mira langsung saja menjadikan itu kesempatan, kesempatan untuk menikahi Mira.
Raka memberi pilihan untuk Mira. Menikah dengannya dan kondisi keuangan perusahaan stabil. Ataukah lebih memilih melihat kondisi Papanya yang semakin menurun.
Mira tak mau perusahaan yang dibangun oleh orangtuanya dengan susah payah, begitu mudahnya bangkrut. Tanpa pikir panjang ia menerima tawaran Raka. Lalu setelahnya pria itu yang mengurus semua.
Jadi Mira disini, hanya sebagai pelunas hutang.
°°°
Emma mengatur nafasnya. Tadi ia mendapat pesan dari seseorang yang diketahui asisten Andy. Tentu saja ia mengenal siapa Andy.
Orang itu bilang Andy ingin bertemu dengannya. Emma yang memang memiliki kepercayaan diri tingkat tinggi menganggap Andy memberikan restu kepadanya untuk menjadi istri Raka.
Namun sepertinya wanita itu salah besar. Andy tak akan sudi memberikan restu kepada Emma.
Tak lama orang yang Emma tunggu sudah datang. Ia mencoba ramah dengan bersalaman, namun Andy menangkupkan kedua tangannya di depan dada.
Emma tersenyum kikuk. "Silahkan duduk!"
"Saya tidak mau berbasa-basi. Berapa uang yang kamu butuhkan?"
Emma berpura-pura tak mengerti. "Maaf, maksudnya apa, ya?"
"Jangan berpura-pura. Saya sangat tahu apa tujuan anda kembali."
"Baiklah. Saya ingin uang tunai lima milyar.
"Akan saya berikan, tapi anda harus pergi dari kehidupan anak saya."
"Tidak akan." Emma mengusap kuku cantiknya. "Saya tidak akan pergi sebelum menantu anda pergi dari rumah itu."
"Anda hanyalah hama yang tak jelas datang darimana, berusaha menyingkirkan bunga yang sangat dijaga oleh banyak orang." Andy terkekeh. "Seharusnya anda yang pergi dari kehidupan anak saya. Raka sudah bahagia dengan Mira."
"Bahagia? Lalu mengapa Raka membelikan saya kalung berlian yang harganya sangat mahal secara cuma-cuma?"
"Mungkin dia hanya kasihan dengan anda," jawab Andy. Sedetik kemudian pria itu menyeringai.
"Pengedar narkoba, pengonsumsi ganja dan sabu, sering melakukan aksi pembunuhan, menjual gadis-gadis dibawah umur, sering masuk keluar club' melayani pria-pria tua, dan sudah tidak perawan karena kekasihnya."
Deg
Keberanian Emma langsung menghilang. Bagaimana bisa Andy tahu semua tindakan kriminal dan rahasianya?
"Tak penting saya tahu darimana. Yang perlu anda ingat, kebenaran akan terungkap. Camkan itu!"
"Suatu saat nanti, semuanya akan terbongkar."
To be continued...
________________________
Finally chapter 17 udah keluar.
Ada yang tambah gregetan sama Emma?
Atau sama Raka?
Mau lempar jumroh ke Raka atau Emma?
Akhirnya alasan Mira kenapa mau jadi istri udah terbongkar.
Tunggu beberapa chapter lagi penyesalan Raka akan terjadi.
Jangan lupa untuk vote, komen dan follow akun wattpad aku.
^-^
KAMU SEDANG MEMBACA
L U K A || Mira&Raka
Chick-LitImpian Mira yang ingin melanjutkan pendidikannya ke Universitas menjadi angan-angan saja. Gadis itu harus merelakan impiannya dan menikah dengan laki-laki seperti Raka. Raka bilang, dia sangat mencintai dirinya. Tapi nyatanya? Semua itu hanya OMONG...
