Chapter 40

4.3K 329 175
                                        

Berdoa dulu kalau mau baca😌🙏

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Berdoa dulu kalau mau baca😌🙏

.
.
.

Mata cantiknya tak henti-henti menatap dua pria kesayangannya yang sedang tertidur. Lagi-lagi ia tersenyum saat melihat wajah sang putra yang benar-benar duplikat dari suaminya.

Delia menghela napas dengan berat, ia memundurkan tubuhnya hingga bersandar di sandaran sofa.

Jika mengingat kejadian yang baru saja terjadi, Delia ingin sekali menangis. Tidak! Ia tidak akan bisa jika harus kehilangan Hars.

"Aku sudah melakukan banyak hal agar bisa hidup bersamamu. Maut pun akan aku singkirkan." Ia menghapus air mata yang membasahi kedua pipinya. "Kau adalah milikku Hars. Dulu, sekarang dan selamanya."

Tujuh tahun lalu....

Suara musik ballerina terdengar begitu jelas di sebuah private room. Lima orang wanita berpakaian balet, menari dengan begitu indah di sana. Sedangkan beberapa wanita lainnya terlihat duduk sembari menghadap pada laptop masing-masing.

Tangan cantiknya bergerak untuk mengambil sebatang rokok lalu mematiknya, bibir cherry-nya begitu lihay saat mengisap lalu menghembuskan asapnya ke atas.

"Buka jendelanya Na, agar asapnya keluar." Sindir Dakota.

Yola hanya mengangkat bahunya acuh, mata cantiknya sibuk mengamati foto seorang pria tampan pujaan hatinya.

Pyarrrr

"Brengsek sialan!" Wanita yang sedari tadi sibuk menggambar itu tiba-tiba membanting gelas miliknya.

"Ada apa dengannya?" Kekeh Megan.

"Jalang sialan!"

Pyarrrr

Pyarrrr

Pyarrr

Wanita itu membanting semua yang berada di sana hingga membuat para sahabatnya menatap heran padanya.

"Apa dia gila?" Dengus Archie.

"Hei brengsek! Hentikan!"

Mereka hendak menghampiri wanita itu, namun ditahan oleh Yola. "Biarkan saja." Ujarnya dengan santai.

Setelah merasa tidak ada yang bisa dibanting lagi, ia menatap para sahabatnya dengan wajah emosinya. "Ayo habisi wanita jalang itu!"

Yola menendang kursi di sebelahnya, "Duduklah, kenapa membuang tenagamu?" Kekehnya.

"Sama seperti kau menghabisi setiap wanita yang tidur dengan Harvey, aku juga ingin menghabisi wanita yang Hars cintai!" Delia mencengkram kedua sisi kursi Yola.

Yola tertawa kecil, "Sama seperti aku menjauhkan Harvey dari perasaan cinta pada wanita di luar sana, aku juga bisa menyingkirkan Angelina dan membuat Hars sendiri yang datang padamu."

MR OTORITER 1: His PastCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang