B The Series- Benedict 2
Harsha Benedict & Ardelia Dominique
Ardelia Dominique adalah seorang fashion designer cantik yang tumbuh di keluarga bangsawan kaya raya.
Setelah ditinggal oleh sang kekasih, Delia terpaksa harus menikah dengan mantan tunan...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Delia terbangun dari tidur nyenyaknya, saat mengingat kejadian semalam ia langsung terduduk. Ia sedikit terkejut saat melihat tubuhnya sudah dibalut gaun tidur, kemana perginya long dressnya?
"Keparat sialan." Umpatnya dengan kesal, rasanya Delia ingin mencekik pria yang sudah menyiksanya berjam-jam semalam.
"Shittt.."
Delia menekuk lututnya dan menyembunyikan kepalaya disana, ia mengangkat kembali kepalanya saat mendengar pintu kamar itu terbuka.
Hars dengan nampan berisi makanan.
Itulah yang dapat Delia lihat, ia memilih menatap jendela yang memperlihatkan awan dan burung yang berterbangan.
Hars duduk di tepi ranjang, ia meletakkan nampan di atas nakas. "Makanlah, kau belum makan semalam." Ujarnya sembari menyandarkan punggungnya pada tiang ranjang.
"Kita akan mendarat satu jam lagi."
Delia tetap diam saja, ia terlalu malas untuk berbicara dengan suaminya itu.
"Jangan merajuk seakan ini semua salahku." Decak Hars menatap tajam wanita di depannya.
Delia menoleh dengan jengkel, "Lalu apa? Salahku? Aku hanya berbincang dengannya, dia juga sudah mempunyai tunangan. Kauakhhhh." Wanita itu berteriak terkejut saat Hars menarik dan menindihnya.
"De kita sudah membahas tentang ini, aku tidak suka kau dekat dengan pria manapun selain aku. Dan aku tidak akan mentolerir pembangkangan jenis apapun." Bisik Hars tepat di depan bibir Delia.
"Aku tidak suka dikekang Hars." Desis Delia menatap tajam pria di atasnya.
"Tidak ada yang memaksamu untuk menikah denganku, ketika kau sudah masuk ke dalam kehidupanku tidak ada jalan yang baik selain menuruti semua perintahku."
"Psychopath." Ujar Delia dengan suara bergetar.
"Yes it's me baby." Balas Hars seraya mengendus leher Delia.
"Sir..."
Panggilan dari luar kamar serta ketukan pada pintu membuat Hars menghela napas dengan kasar, ia bangkit dari tubuh Delia lalu membenarkan gaun tidur wanita itu.
"Saat aku kembali makanan itu harus habis De. Jika tidak, aku akan membuatmu lemas lagi." Hars mengusap pelan surai Delia sebelum beranjak pergi.
Delia memejamkan matanya. Ia terbiasa hidup sebagai burung yang bebas terbang kemanapun, tapi sekarang.... Jangankan untuk terbang bergerak saja Delia kesulitan.
"Dia benar-benar akan membuatku gila."
*****
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.