Fantasy - Romance (18+)
•
Sequel from ROSE DEATH
•
Tidak cukup dengan kematian Rose, kini datang kembali kematian tak terduga yang dialami oleh Elena Rosabelle setelah penikahannya dengan James Alexander.
Diduga kematiannya yang misterius...
Dari dinding kaca Elena sudah mengetahui siapa yang bertamu, seorang pria sedang duduk dengan raut putus asa di dalam rumah. Elena tidak cukup mengenalinya, tetapi ia tahu bahwa pria itu adalah ayah Kelly.
Ketika Elena membuka pintu pria itu langsung berdiri dan menatapnya. Mata Elena pun sekilas menoleh ke arah sofa panjang di mana seorang gadis pirang tengah berbaring. Rupanya Kelly masih belum sadarkan diri.
“Kau?” Elena berjalan mendekatinya.
“Yeah, perkenalkan aku Aldrich Boyd—putra angkat Ratu Alisha,” kata pria itu memperkenalkan dirinya.
“Aku Elena, kurasa kau tahu tentangku dari ayahku,” ucapnya.
Sekarang Elena lebih bisa menerima dan mengakui jati dirinya, karena semua sandiwaranya sebagai Maddie sudah terbongkar. Tidak ada alasan untuk menyembunyikannya lagi atau berpura-pura.
Aldrich pun mengangguk kecil. “Aku perlu bantuanmu. Putriku masih belum sadarkan diri sampai sekarang, kurasa Trudy telah meracuninya menggunakan ramuan dari penyihir,” beritahunya.
“Tapi aku tidak bisa menyembuhkannya, bagaimana aku bisa membantumu?” tanya Elena. Lagi pula ia bukanlah seorang penyihir yang handal dalam urusan ramuan atau mantra-mantra.
“Aku yakin kau bisa melakukannya, kau keturunan dari Ratu Alisha. Tidak ada salahnya untuk mencobanya bukan? Aku mohon bantu aku menyelamatkan putriku, yang mulia.” Aldrich bersikeras.
Elena merasa ragu untuk membantu dalam persoalan ini, ia tidak terlalu yakin. “Menyembuhkan seseorang dari ramuan penyihir tidak mudah Tuan Aldrich, pastinya perlu mencari ramuan penawarnya karena tidak mungkin Kelly bisa bangun hanya menggunakan mantra atau semacamnya.”
Aldrich terlihat tersadar akan sesuatu. “Kau bisa mencoba untuk membuatnya. Ikuti aku yang mulia,” pintanya.
Kening Elena mengeryit ketika melihat Aldrich menuju ke arah bawah tangga. Pria itu melakukan sesuatu seperti sedang membongkar lantai. Rupanya sebuah ruang bawah tanah bersembunyi di sana dengan undakan kecil untuk turun ke bawah.
Setelah terbuka sepenuhnya, Aldrich segera menuruni undakan itu dan diikuti oleh Elena. Begitu lampu dinyalakan, ruangan itu seketika menjadi sedikit lebih terang dan terlihat dengan jelas seperti apa wujud dari ruangan itu. Satu hal yang dapat Elena definisikan dari tempatnya berdiri saat ini adalah potion.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ruangan yang identik dengan penyihir untuk melakukan seni membuat ramuan. Di sisi-sisi dinding terdapat rak penyimpanan botol-botol kaca yang di dalamnya berisi bahan-bahan yang dapat memberikan efek magis untuk membuat ramuan. Tidak lupa beberapa rak yang menyimpan buku-buku tua yang pastinya merupakan buku panduan serta langkah-langkah untuk membuatnya.
“Ratu Alisha tinggal di sini dan melakukan semua ini.” Aldrich memberitahu sembari berjalan ke arah meja di tengah-tengah ruangan yang terdapat beberapa kuali berukuran sedang dan beberapa alat lainnya.