Sebelum membaca cerita ini, diwajibkan untuk membaca ROSE'S DEATH lebih dulu agar kalian nyaman dan tidak menimbulkan kebingungan. Karena DOPPELGÄNGER adalah cerita lanjutan.
Ä
Seorang gadis berjalan masuk ke dalam rumah sembari beberapa kali menyeka noda merah di sudut bibirnya. Ketika melihat seorang wanita datang menghampirinya, langsung ia memutar bola mata dan membuang pandangannya dari wanita tersebut. Benar-benar ingin menulikan telinganya sekarang juga.
"Bagus sekali Madd, kau pulang larut malam dan...," wanita itu menjeda kalimatnya ketika melihat noda darah di sudut bibir gadis itu kemudian menghela napas. "...kau membuat ayahmu khawatir untuk kesekian kalinya," sambungnya sembari bersedekap dada.
Maddie menatap tajam ke arah Revina. "Kau tidak usah sok peduli padaku, apa lagi di hadapan ayahku!" tekannya. Lantas berjalan melewati wanita itu, namun sebelumnya ia sempat berbisik tepat di telinga ibu tirinya itu, "aku tahu, kau yang membayar seorang hunter untuk memburuku dan melemparku ke jurang. Tapi tenang saja aku tidak akan mengadu."
Sudut bibir Maddie tertarik melihat ekspresi cemas di wajah Revina. Lalu melanjutkan langkahnya ke arah tangga menuju kamarnya di lantai atas, tak segan dia pun berteriak, "dad, someone hurt me! You know who it is."
Teriakan Maddie sukses membuat Albert terbangun dari tidurnya, tentu saja pria itu langsung keluar dari ruang kerjanya sembari melesat dan menghatam tubuh Revina ke dinding. Maddie tersenyum senang ketika itu dan menontonnya sejenak.
"Albert!" protes Revina terkejut.
"Kenapa kau menyakiti Maddie?" tanyanya mencengkram leher istrinya tersebut. Revina hanya bisa menggeleng karena napasnya tercekat. Albert pun tak segan menggeram dengan dua taring yang bermunculan pada giginya.
Maddie menggeleng sembari tersenyum miring dan melanjutkan langkahnya menuju kamar. Saat itulah Albert melepaskan Revina dan bersikap seolah semuanya baik-baik saja. Sementara Revina terbatuk dan mengatur pernapasannya.
"Kau mencekikku!" katanya kesal sembari menatap Albert. "Kenapa kau selalu membelanya, huh?"
"Maddie tidak pernah mau menjadi Cinderella, jadi jangan ikut campur dengan segala urusannya," ingat Albert kemudian melangkah menjauh. "Bersyukurlah dia tidak sampai menghabisimu," katanya lagi.
Revina menatap tidak percaya dan menyusul suaminya untuk mengajukan protes. "Kenapa kau mau diperbudak oleh putrimu sendiri?" tanyanya, detik itu juga Albert berbalik dengan emosi tertahan. Revina pun semakin jengkel.
"Kau menuruti semua perkataan, dan keinginannya. Kenapa kau tidak memarahinya setiap kali dia melakukan kesalahan? Kau tahu sendiri apa yang selama ini dilakukannya. Dia menghabisi banyak orang," terang wanita itu dengan mata melotot tajam.
"Dia vampire dan aku juga vampire. Aku tidak bisa memarahinya karena aku pernah melakukan hal yang sama. Bagi kaum kami itu adalah hal yang wajar."
"Tapi...,"
Albert memberi tatapan menekan sembari mengisyaratkannya untuk diam dengan jari telunjuknya. "Kau seorang manusia, aku bisa saja menjadikanmu vampire detik ini juga," ancamnya.
Revina menatap jengkel dan berlalu pergi dari hadapan Albert, sudah muak untuk menjaga semua rahasia kaluarga Harlow. Di samping itu Revina telah menjadi bagian dari keluarga aneh ini, dan di sinilah dirinya terjebak. Apalagi setiap harinya harus berhadapan dengan putri satu-satunya Albert yang menyebalkan. Gadis itu seperti memiliki kekuasaan penuh di rumah ini.
Di sisi lain, Maddie telah sampai di kamarnya lalu termenung memandang ke luar jendela. Senyuman pun terbit kala mengingat seseorang, mungkin ia akan masuk kampus umum dan meninggalkan homeschooling. Kembali berbaur dengan manusia dan berharap tidak ada yang mengenalinya. Maddie akan memainkan peran dengan baik.
____
KAMU SEDANG MEMBACA
DOPPELGÄNGER [Completed]
RomanceFantasy - Romance (18+) • Sequel from ROSE DEATH • Tidak cukup dengan kematian Rose, kini datang kembali kematian tak terduga yang dialami oleh Elena Rosabelle setelah penikahannya dengan James Alexander. Diduga kematiannya yang misterius...
![DOPPELGÄNGER [Completed]](https://img.wattpad.com/cover/240090082-64-k885556.jpg)