Waktu beranjak sore membuat beberapa orang pengunjung mulai bepergian dari salah satu kafe sederhana di Kota Hustown. Namun, berbeda dengan seorang pria berkemeja hitam masih tetap tinggal di tempat duduk dekat jendela besar yang digunakan sebagai dinding pembatas.
Sembari menunggu kedatangan Beryl, James memperhatikan cincin pernikahan milik Elena di tangannya. Ia sedang berpikir dan mempertimbangkan sesuatu. Mengingat Beryl yang memiliki kemampuan istimewa, James berkeinginan meminta bantuan dari wanita itu untuk melihat siapa yang terakhir kali memakai cincin itu. Dari sanalah James bisa tahu. Namun ia takut seandainya Beryl mendapatkan penglihatan kalau Elena adalah istrinya.
Beberapa saat kemudian, lonceng di atas pintu masuk kafe tersebut berbunyi. Menandakan kedatangan seorang pengunjung. James menoleh dan ternyata itu adalah Beryl. Wanita itu tersenyum dan mendekatinya.
“Maaf, aku cukup kesulitan menemukan tempat ini,” kata Beryl dan mengambil tempat duduk di sebelah James.
“It's okay, itu sering terjadi pada pendatang baru,” James memberitahu.
Beryl menggangguk kecil sambil menarik kedua sudut bibirnya. “Apa kau sudah memesan?” tanyanya.
“Belum, sebenarnya aku menunggumu.”
“Baiklah.”
Beryl pun memanggil seorang pegawai kafe untuk datang ke meja mereka. Seperti biasa James selalu memesan kopi, dan untuk camilannya pria itu memesan sepiring cheesecake. Bisa dibilang James merupakan maniak keju karena sangat menggemari makanan berbahan keju. Sementara Beryl hanya memesan coklat panas dan roti lapis.
“Omong-omong apa perkerjaanmu di kota ini?” Beryl bertanya setelah pegawai kafe pergi dari hadapan mereka untuk menyiapkan pesanan.
“Seperti di Sindy, aku sudah nyaman bekerja di toko buku. Hal itu membuatku selalu mengingat Elena,” beritahu James.
“Kurasa kau bisa mencari pekerjaan dengan gaji besar, seperti bekerja di sebuah perusahaan. Kau akan berpakaian rapi, mengenakan jas, dan duduk di depan komputer selama berjam-jam,” kata Beryl. Sesungguhnya itu adalah mimpinya, tapi tidak ada salahnya mengatakan hal itu pada James bila seandainya mereka kembali dipertemukan dalam satu pekerjaan.
James terkekeh mendengarnya, itu mustahil untuk dilakukannya. Lagi pula dirinya merupakan seorang pangeran yang akan dinobatkan menjadi raja. Ia berada di tempat ini hanya sementara waktu untuk mendekam diri dari kerajaan yang semakin kacau karena ulah ibunya.
“Aku hanya memilih pekerjaan sesuai dengan keinginan dan kemampuanku. Selama aku merasa nyaman, aku akan menekuninya,” balas James sembari menyunggingkan senyuman yang hangat.
“Yeah, aku mengerti. Kau pria sederhana yang tidak pernah mengeluhkan hasil dari pekerjaanmu,” Beryl menimpali. “Kau tahu? Aku hanya berkeinginan mencari pekerjaan tetap dengan penghasilan yang cukup untuk bertahan hidup bersama keluargaku,” lanjutnya.
Sejenak James terdiam mendengar cerita wanita itu. Sepertinya Beryl datang ke kota ini untuk melamar pekerjaan. “Apakah itu tujuanmu datang ke kota ini? Melamar pekerjaan?” tanyanya.
Beryl menggeleng cepat. “Aku datang karena ayahku. Beliau sakit, aku menjadi sangat khawatir dan memutuskan untuk menjenguknya.”
“Oh, lalu bagaimana keadaan ayahmu sekarang?” tanya James.
“Ayahku sangat tidak suka diperhatikan. Selalu saja berkata bahwa dirinya baik-baik saja, padahal kondisinya masih belum benar-benar pulih.”
James mangut-mangut paham. “Kalau begitu, bolehkah aku menjenguknya juga? Aku ingin berkenalan dengan ayahmu,” pintanya.
KAMU SEDANG MEMBACA
DOPPELGÄNGER [Completed]
RomanceFantasy - Romance (18+) • Sequel from ROSE DEATH • Tidak cukup dengan kematian Rose, kini datang kembali kematian tak terduga yang dialami oleh Elena Rosabelle setelah penikahannya dengan James Alexander. Diduga kematiannya yang misterius...
![DOPPELGÄNGER [Completed]](https://img.wattpad.com/cover/240090082-64-k885556.jpg)