Aku niatnya mau Hiatus di cerita ini. Tapi gak sengaja baca komen di part terakhir up, jadi pengen update deh.
Happy Reading!
....
"Pangeran Philip, lama sekali tidak berjumpa. Ternyata anda sekarang bertambah tinggi."
Tentu saja Victoria berusaha menyapa dia seramah mungkin. Victoria merasa tidak enak jika harus mengabaikan kakak angkatnya itu.
"Bukan pangeran, sepertinya kau bisa memanggilku dengan sebutan kakak, seperti yang kau lakukan pada Renfred."
Sambil tersenyum manis, Philip mengatakannya. Sungguh itu mengejutkan Victoria. Philip seharusnya seorang yang kaku, tidak pandai bersosialisasi. Tapi sekarang dia berani bicara kepada Victoria, bahkan mengharapkan hak nya sebagai kakak resmi Victoria.
"Itu mungkin akan sulit." Victoria berusaha untuk tetap tersenyum kepada Philip. Sesungguhnya ia saat itu juga ingin memukul kepala laki-laki itu.
"Tentu saja tidak. Hanya saja adikku ini harus bisa membiasakannya mulai sekarang, bagaimana?" Philip memegang kepala Victoria, dan mengelusnya pelan.
Victoria terkejut. Entah apa yang terjadi pada Philip. Sikapnya sungguh aneh. Biasanya laki-laki itu tidak pandai dalam mengekspresikan dirinya sendiri, dan terkesan cuek.
☽︎☼︎☾︎
Setelah pertemuannya dengan Philip, Victoria pergi menuju area berlatih para ksatria. Ia pergi ke sana untuk melihat Leonardo, dan Renfred yang tengah berlatih pedang.
"Aku tadi bertemu pangeran Philip."
Leonardo dan Renfred menoleh secara bersamaan, menatap Victoria meminta jawaban.
"APA YANG DIA LAKUKAN PADAMU?!" Renfred terlihat cemas.
"Apa dia mengancam mu yang mulia putri?" Begitu juga dengan Leonardo, dia juga sama cemasnya dengan Renfred.
"Tidak. Tenang saja, dia tidak akan berani melakukan apapun padaku," jawab Victoria dengan santai.
Yang dikatakan Victoria benar adanya. Tidak akan ada yang berani mengganggu Victoria, sekalipun para pangeran itu. Mereka semua tau, Victoria adalah kesayangan Lucifer.
"Kalian berdua tenang saja, aku bukanlah orang yang mudah ditindas." Victoria tersenyum lebar meyakinkan Renfred dan Leonardo.
Biasanya hubungan yang dijalin dari kebencian akan berakhir menjadi cinta. Mungkin untuk kasus Victoria dengan beberapa kakak angkatnya akan berakhir begitu. Siapa yang tau akan masa depan, sekalipun Victoria penulis cerita ini, namun tetap saja cerita yang dia tulis berdasarkan sebuah kisah nyata. Takdir dari Victoria adalah kematian di usia muda, namun dia bisa mencegah takdir yang tertulis dalam novel. Namun, tidak ada jaminan takdir tersebut tidak diganti dengan takdir Victoria yang lainnya, yang mungkin lebih menyedihkan dari kematian di usia muda.
Victoria berjalan menuju kamar ibunya, Grizelle. Sekedar hanya ingin mengunjungi sang ibu. Saat sampai di sana, Victoria terkejut melihat kehadiran dua orang pria yang dia kenal. Philip, dan kakak keduanya, Khaled de Alfroz Gwenalyne. Mereka bertiga terlihat sedang berbincang-bincang, dan dari yang Victoria lihat Grizelle ibunya tersenyum hangat kepada kedua kakaknya itu. Entah sejak kapan mereka akrab seperti itu.
"Ah Victoria...." Grizelle beralih menatap Victoria, dia baru menyadari kehadiran putrinya itu yang kini tengah berdiri mematung di ambang pintu kamar.
KAMU SEDANG MEMBACA
Victoria's [END]
FantasyAria mengira bahwa dirinya bernasib menyedihkan seperti novel dan komik Isekai yang dia baca. Tapi setelah kematian, dan bereinkarnasi menjadi Victoria, dia tahu semuanya berhubungan dengan takdirnya sejak dahulu kala. Terlahir dalam setiap kehidupa...
![Victoria's [END]](https://img.wattpad.com/cover/279332446-64-k838497.jpg)