5| ITCED - Victoria

25.5K 3.1K 37
                                        

_o0o_
Happy Reading!

...

Renfred De Gwenalyne. Pangeran ke-4 yang memiliki sifat pencemburu, tidak sabaran, dan selalu bertindak ceroboh. Lucifer mengadopsi Renfred saat dia masih berumur 8 bulan. Lucifer bisa bertemu dengan Renfred adalah karena, Renfred anak dari count yang sudah hampir bangkrut. Alasan Lucifer mengadosi Renfred, karena ia melihat potensi, dan ambisi dari mata Renfred.

Renfred menganggap dirinya beruntung karena bisa menjadi pangeran, dan menjadi putra dari Lucifer. Tapi sayangnya rasa bahagianya itu sirna saat dia tau kondisi didalam istana. Di mana Renfred bertemu dengan tiga pangeran lainnya, yang ternyata juga anak adopsi Lucifer.

Renfred juga jadi tau jika di dalam istana kita harus bertahan untuk menjadi raja selanjutnya. Karena ketiga kakak Renfred siap untuk saling membunuh satu sama lain demi tahta. Bahkan Lucifer membiarkan itu terjadi di dalam istananya. Karena itu sudah menjadi tradisi.

Renfred dulunya menanggap bahwa Lucifer lebih menyayangi dirinya, tapi sayangnya dia salah. Semua pangeran Dimata Lucifer sama saja. Dia tidak pernah membeda-bedakan mereka, atau mengunggulkan salah satu dari mereka.

Semenjak dua hari lalu, setelah kedatangan Renfred, Victoria jadi harus membatasi semua kegiatannya. Karena bocah laki-laki itu selalu mencari cara untuk mencelakai Victoria, meskipun Victoria bisa menghindarinya dengan mudah karena bantuan dari para roh.

Victoria bisa menjaga dirinya sendiri, tapi sekarang yang membuatnya cemas adalah Grizelle, ibunya. Selama dua hari itu Renfred mencoba melukai Grizelle, karena dia tidak bisa melukai Victoria, makanya dia menargetkan ibunya Victoria.

Dan akibatnya membuat keadaan Grizelle sakit sekarang.

"Tuan putri ingin kemana?" tanya seorang pelayan yang bertugas melayani Victoria secara pribadi.

Victoria turun dari ranjang kasurnya. Dan berjalan menuju pintu kamar. "Aku ingin pergi bermain di taman sebentar."

"Saya akan menemani anda jika begitu." Pelayan itu berjalan kearah Victoria yang berdiri di ambang pintu.

"Tidak." Victoria menggeleng dengan cepat.

"Aku ingin bermain sendiri."

"Tap-tapi tuan putri..." Pelayan tersebut menatap Victoria dengan tatapan khawatir.

Pasalnya pelayan pribadi Victoria tersebut khawatir karena Renfred. Ia takut jika Victoria akan bertemu dengan Renfred, dan takut jika Renfred akan berusaha lagi untuk mencelakai Victoria.

"Aku akan baik-baik saja Bella," ucap Victoria lalu sepenuhnya pergi dari kamarnya. Ia berlari menuju taman istana.

Bella nama pelayan yang melayani Victoria secara pribadi. Dia satu-satunya pelayan di istana yang dengan tulus melayani Victoria.

Victoria berlari kesana-kemari melihat bunga-bunga indah, sesekali ia mengejar kumpulan kupu-kupu, sampai dia merasa lelah dan beristirahat di bawah pohon dan berbaring di rumput hijau.

"Tingkah laku mu seperti hewan."

Victoria membuka matanya, ia segera merubah posisinya menjadi duduk dan mencari asal sumber suara tersebut.

"Siapa?!" Victoria berteriak dan tidak ada jawaban. Akhirnya ia kembali membaringkan tubuhnya dan kemudian memejamkan mata.

Merasa jika ada bayangan yang menutupi cahaya matahari mengenai dirinya, Victoria membuka matanya dan mendapati Renfred yang menatapnya dari atas.

Victoria's [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang