BAB 37

382 27 1
                                        

~Happy Reading~

Pagi hari ini Seon berada di ruang tengah jalan - jalan yang sudah di bicarakan semalam gagal total karena rasa ingin keluar dari rumah ini membutuhkan effort yang sangat besar menurutnya. Bahkan saat ini Seon duduk di atas sofa memangku setoples kacang dengan film di layar televisi,

Bagaiamana dengan J dan Juno, kedua anak itu entah kenapa sangat bersemangat mereka berdua sedang berada di luar rumah Juno bersama Meng sedang berlari di sekitar kompleks sedangkan J sudah bersama skateboard kesayangannya bermain di depan rumah tak lups Mong yang duduk di gazebo melihat pergerakan J kesana kemari.

"PAPI KELUAR CEPET, ANDA TIDAK TERKENA SINAR MATAHARI SELAMA DUA HARI" teriak J dari luar, ia berjalan kesana kemari dengan menggunakan skateboard.

"J" sapa ketiga temannya, yang membuat ia menghentikan skateboardnya.

"yoho" Ia bersalaman dengan ketiga temannya.

Kemudian mereka bermain bersama menggunakan skate di halaman rumah Seon.

"Itu kucing sapa J?" Cena menunjuk Mong yang sedang bersantai dengan menikmati angin diatas gasebo.

"Kemarin kalian gak liat poster yang gue kirim?" J menghentikan pergerakannya.

Ketiga temannya itu menggelengkan kepala kemudian saling membuka satu persatu ponselnya dan melihat isi chat dari J.

"Mangkanya jangan di liat doang di notif terus hapus" kata J yang membuat mereka bertiga tersenyum dengan gigi yang terlihat

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Mangkanya jangan di liat doang di notif terus hapus" kata J yang membuat mereka bertiga tersenyum dengan gigi yang terlihat.

Seon yang di dalam rumah menautkan kedua alisnya heran kenapa di depan sangat ramai, bahkan ia bisa menebak itu bukan hanya sekumpulan J dan teman - temannya saja.

Saat ia berdiri dan akan keluar Juno lebih dulu masuk dengan keringat yang membasahi seluruh tubuhnya. "Di depan ada apa kok rame - rame bang?".

"Lah, papi gak baca undangan yang aku kasih di ruangan papi?" lagi, Seon menautkan kedua alisnya 'sejak kapan Juno memberikan undangan' katanya dalam hati kemudian berjalan menuju ruang kerjanya.

"Ada kerja bakti hari ini pi, aku mandi dulu nanti bantuin bapak - bapak di kompleks" Juno berjalan menaiki tangga menuju kamarnya.

Seon yang berada di dalam ruang kerjanya menepuk jidat sendiri karena lupa dengan kerja bakti yang di adakan kompleks perumahannya. Ia keluar dengan membawa selang yang di ambilnya dari taman belakang lalu di sambungkan selang itu ke keran air.

"Wihhh udah keluar nih vampire nya" J terkekeh ia duduk di gazebo bersama Meng dan Mong yang sedang bermain kejar - kejaran.

Seon hanya memutar kedua bola Matanya dengan wajah julid yang ia perlihatkan kepada J.

Seon Admaja || (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang