Setelah pengakuan Karina tempo lalu dan Jaemin menolak gagasan mereka yang berpura-pura berkencan. Dengan alasan tentu saja, dia tidak ingin terlibat dengan drama lainnya lagi. Mereka tetap berteman.
Kini ia dan Ryujin berada di cafe tempat di mana Karina bekerja paruh waktu. Keduanya duduk di tempat terpisah. Jaemin di kursi meja bar sedangkan Ryujin di kursi panjang sambil memainkan ponselnya seperti menunggu jawaban telpon seseorang.
'Hai Jaem' sapa Karina
'Oit Kar' balasnya dengan senyuman
'Mau pesen apa?' Tanya Karina
'Eh tumben rapih?' Tanya Karina baru sadar dengan penampilan Jaemin yang kali ini dibalut dengan jas semi formalnya.
'Hehe iya dong. Tadi pagi mau ada acara cuma gak jadi. Kayak biasa ya kopi' jawabnya
'Jin' panggil Jaemin pada Ryujin
'Oh?' Namun matanya masih melekat pada ponselnya sedari tadi.
'Emang, jadi kumpul ke apart Jeno?' Tanya Jaemin
Ryujin mengangguk sambil menunjukkan isi group chatnya pada Jaemin.
'Kata Haechan gitu tapi Jeno belum respon' ucap Ryujin.
'Euh. Gue ganti baju dulu kalau gitu' ucap Jaemin kemudian berlalu ke kamar mandi sambil menenteng tas nya.
'Dih ganti baju segala.' Ucap ryujin.
'Bisa diledek Haechan gue' balas Jaemin disambung gelak tawa Ryujin
'Ini kopinya, eh Jaemin ke mana?'
'Lho kok ganti baju? Bagus tadi pake jas'
'Kebagusan Kar ntar banyak yang terpesona sama gue' balas Jaemin direspon oleh Ryujin dengan ekspresi seolah akan muntah. Karina hanya tertawa saja melihat interaksi keduanya itu.
Melihat respon Karina dan Ryujin yang berbeda membuat Jaemin tersenyum. Entahlah ia senang berteman dengan keduanya.Jaemin juga tidak terlalu suka keributan, mengingat dia selalu berteman dengan Haechan dan Jeno, membuat suasana agak berbeda. Jaemin ingin mencoba suasana baru dengan berteman dengan Ryujin dan Karina yang selalu penuh tawa itu.
Semenjak perjalanan ke Busan secara mendadak tempo lalu, Ryujin dan Jaemin menjadi akrab. Ditambah keduanya berteman dengan Karina yang lumayan supel.
"Eh kalian cocok deh pacaran" ucap Karina membuat Jaemin tertawa diikuti dengusan Ryujin
"Mulai deh. Gue gak suka ye" ucap Ryujin
"Ya dari pada rumor jadi beneran aja" balas Karina
"Gila itu namanya" ujar Ryujin
"Hei udah kita lakuin itu biar reda aja rumornya Haechan sama Ryujin" ucap Jaemin
"Ehm lagian kita gak official kar, lo bikin kita canggung nanti" ucap Ryujin
"Arrasseo arrasseo" angguk Karina
/tring/
"Selamat datang~"
Kedua pria datang berkunjung ke cafe dan Karina langsung menyambut keduanya.
'Ah anjir dunia sempit amat' decak Jaemin kesal.
Jaemin langsung menutup wajahnya dengan buku menu saat melihat kedatangan dua pria yang baru saja memasuki cafe.
"Jin, ayo pergi ucap Jaemin pelan
"Apa sih?" Tanya Ryujin bingung
"OH?" Ryujin terkaget dan langsung mengangguk paham.
"Gue nitip tas ye. Gue lewat pintu belakang" bisik Jaemin
