Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Jaehyun: Lagi di mana?
Jaemin: Salah kirim?
Jaehyun: Gak. Kali ini beneran gue chat lo.
Jaemin: Ya ini Jaemin kelas 1A FK
Jaehyun: Ya gue tau, ini lo. Gue gak salkir. Sekarang lg di mana?
Jaemin: Di rumah
Jaehyun: Kirim alamat lo
Jaemin: Buat apa?
Jaehyun: Masa gue mesti nyari di biodata lo? Cepetan kirim. Share location deh.
Jaemin: Mls
Jaehyun is calling
Jaehyun: Angkat telponnya!!
Jaehyun: Gue minta maaf
Jaehyun: Gak maksud bohong. Gue emang race sama Johnny. Sorry, Jaem. Gue gak mau lo tau kalau gue anak balap.
Read
Jaehyun: Gue dimaafin kan? Jaem jawab dong
Delivered
Jaemin mengabaikan chat dari kakak tingkatnya itu tanpa mau membacanya dan memilih untuk tidur.
Keesokan harinya, hari-hari berjalan seperti biasa. Sebagai mahasiswa tingkat tiga. Tugas semakin sulit dan banyak saja membuat Jaehyun terpaksa mengerjakan tugasnya secara mendadak bersama teman-teman beda fakultasnya, Taeil, Jung-woo dan juga Johnny yang sedang mengedit entah foto apa di macbooknya sambil merokok.
Ia menutup file document nya yang telah selesai ia kerjakan. Lalu kembali menghisap batang nikotin adiktif itu dan menghembuskannya perlahan. Beberapa saat kemudian, terasa ponselnya bergetar. Terlihat notifikasi chat muncul di layar ponselnya. Ia menutup laptopnya dan beralih ke ponselnya itu.
Jaemin: Kalau ngerokok, jangan di depan umum
Jaehyun mengedarkan pandangannya ke arah lain dan menemukan Jaemin duduk bersama Yang yang dan Renjun. Ia tersenyum melihatnya.
Jaehyun: Kenapa emang?
Jaemin: Lo kan ketua bem ya 🙂
Jaehyun:
Terus kenapa? Jgn chat an dong. Sini samperin.
Jaemin: Dih mls
Jaehyun: Btw bukan cuma gue yg nyebat Johnny, Jungwoo sama Taeil jg. Gak lo tegur?