fact about him (21)

410 40 2
                                        

Ryujin yang telah mengantar Yuna tadi, segera menyusul Haechan dan Jeno yang telah berada di gedung apartemen Jaemin yang baru. Setelahnya, Jeno menekan beberapa digit angka apartment milik Jaemin secara asal.

/beep/

/click/

Pintu apartemen milik Jaemin terbuka. Haechan melongo terkejut begitupun dengan Ryujin.

"Gue asal nebak padahal" Ucap Jeno tersenyum.

"Heol daebak. Emang lo kek kembaran Jaemin atau emang bisa baca pikiran" Ucap Haechan kagum.

Yang paling pertama masuk adalah Jeno kemudian Haechan.

"Gapapa emang kita masuk aja? " Tanya Ryujin ragu.

"GAPAPA JIN. MASUK AJA" Teriak Haechan dari dalam.

Ketika mereka sudah di dalam, Ryujin menutup pintu apartemen tersebut.

"Mana Jaemin? " Tanya Ryujin saat masuk ke dalam.

"Gak ada. Tadi gue cek ke kamarnya" Ucap Jeno

Lalu keadaan menjadi hening. Keduanya berdiri di tengah ruangan sambil mengedarkan pandangan ke sekitar.

"Gue mesti bilang apa ke nyokap Jaemin? " Tanya Jeno bingung

"Yeodeura!!!! Sini deh" Ucap Haechan dari suatu ruangan.

Jeno dan Ryujin otomatis berlari ke arah suara Haechan dengan panik. Keduanya masuk ke dalam ruangan tersebut.

"Lihat deh" Ucap Haechan pada keduanya.

Dinding tersebut dipenuhi foto-foto di atur sedemikian rupa dan digantung dengan penjepit kertas.

"Daebak. Itu foto Jaehyun sunbae semua" Ucap Haechan

"Gak cuma Jaehyun. Nih foto kita juga ada" Ucap Jeno melihat foto yang lainnya.

"Anaknya aesthetic gitu ya. " Komentar Ryujin

"Oh. Suka foto-foto. " Angguk Haechan

"Tapi gue gak nyangka ternyata dia segininya sama foto" Tambah Haechan

"Udah lah, jangan lihat lagi. Privacy, guys" Ucap Jeno keluar dari sana terlebih dahulu diikuti Ryujin, lalu Haechan yang masih menatap kagum ruangan tersebut.

Jeno sudah tahu fakta Jaemin yang terobsesi dengan fotografi dan suka mengurung diri dalam ruangannya. Bahkan ia bisa tidak mendengar suara apapun dari ruang kamar Jaemin.

Jeno menunjuk sebuah sofa panjang dan dengan santai berkata "duduk dulu guys" Ia berkata seperti itu, seolah ia adalah tuan rumahnya.

"Gue lebih suka berdiri" Ucap Ryujin sambil melihat-lihat desain interior dalam apartment Jaemin. Haechan pun duduk sesuai arah mata Jeno yang melototinya tadi.

"Jin, duduk dulu" Ucap Jeno pada Ryujin

***

Jaehyun membukakan pintu kamar dormnya untuk Jaemin masuk. Ia menutupnya kembali, setelah Jaemin sudah masuk.

Jaemin mengedarkan pandangannya ke sekitar kamar dorm milik Jaehyun. Terdapat dua kasur dan dua meja belajar.

Jaehyun yang dapat membaca pikiran Jaemin telak, berkata "ya gue sekamar sama Jungwoo."

Jaemin hanya mengangguk pelan sebagai respon biasa.

Jaehyun menaruh tasnya di lantai dan melepas jaketnya sambil berkata "masuk aja"

Jaemin mengangguk lagi dan berjalan pelan melihat-lihat isi kamar Jaehyun yang sedikit agak gelap, minim pencahayaan. Jaehyun menyalakan lampu begitu Jaemin mendekati meja belajarnya.

easy to love 1% (2Jae) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang