Jaemin masih berbaring dalam keadaan belum sadar di tempat tidurnya karena obat yang disuntikkan dokternya tadi.
Di dalam ruangan dokter Lee
"Jaemin sepertinya butuh istirahat. Ia kurang tidur atau mungkin belum tidur terlihat tertekan juga. Jadi tadi saya suntikan obat untuknya agar tenang dan tidur" ucap dokter tersebut
"Oh ya baik terima kasih, dok" ucap Mamanya jaemin
"Ya sama-sama. " ucap sang dokter
"Aku sebenernya tadi cuma mampir aja bentar ada file yang lupa aku bawa eh taunya anak aku ada di sini" jelas mamanya Jaemin
"Dia sudah tidak apa-apa kok. Yuri ssi bisa pergi" balas dokter Lee
"Tidak apa aku pergi?" Tanyanya
'Ya sudah ada teman-temannya dan juga--
"Ah cham kalau begitu aku pergi" ucapnya dengan terburu.
"Ada pacarnya" ucap dokter tersebut namun mamanya Jaemin sudah terlanjur pergi dari ruangannya.
"Pacar? Hmm ya bisa jadi" ucapnya mengangguk.
"Anak muda tadi seperti khawatir" ucapnya lagi berkonklusi.
Beberapa jam kemudian, Jaemin terbangun dari tidurnya.
"Air" ucapnya serak
Dengan cekatan Haechan meminumkan air untuk Jaemin. Setelah menenggak airnya ia mengedarkan pandangan ke sekeliling. Hanya ada Haechan,Ryujin dan Jeno di sana.
"Apa? Nyari siapa?" Tanya Jeno
"Ya" tegur Ryujin pada Jeno
"Aniyo" geleng Jaemin.
Ia terlihat menghela nafas dengan lega dan kembali berbaring dan memejamkan matanya.
"Gue panggil dokter dulu" ucap Jeno
"Ada apa sih emang?" Tanya Haechan bingung
"Gue juga gak tau chan bisa gini. Jaem lo kenapa?" Ujar Ryujin
"Biasa. Gue kambuhan cuma sesek nafas tadi trus gue tadinya pura-pura pingsan pas kepleset"
"Astaga" ujar haechan
"Kok kek dejavu ya" ucap Ryujin
"Apaan?" Tanya haechan menoleh pada ryujin
"OH"
"Jaemin sudah sadar?" Tanya dokter yang baru datang
Ia memeriksa Jaemin dengan stetoskopnya dan mengecek cairan infus yang menyambung di tangannya.
"Oh ya" angguknya paham
"Kamu kelelahan saja harus istirahat" ucap dokter tersebut
"Jangan banyak pikiran. Kalau ada masalah hadapi ya"
Dokter tersebut menepuk ringan Jeno dengan akrab setelahnya.
"Jeno ya om pergi dulu "
"Mwoya?" Tanya jeno bingung
"Lo ada masalah apa?" Tanya jeno beruntun
"Jaehyun buat masalah sama lo lagi?"
"Ya ya ya Jeno Lee" ujar Haechan saat Jeno terlihat keluar dari ruangan
/BRUGH/
Jeno menarik kerah baju kemeja Jaehyun dan mencengkram lehernya saat ia terlihat mengobrol dengan Mark dari arah kafetaria rumah sakit.
