Di resort
"Kok gue ada perasaan gak rela ye" gumam Jaehyun mengingat Jaemin bersama seorang wanita tadi. Bahkan pesan chatnya tidak dibaca sama sekali.
"Gak rela gimana? " Tanya Eunwoo
"Kek apa ya gak rela gitu liat seseorang deket sama yang lain" jawab Jaehyun dengan cepat
"Hah? Siapa? Adek tingkat ya? " Tembak Eunwoo mengingat Jaehyun merupakan dedek gemes hunter.
"Hmm ya. " Angguk Jaehyun akhirnya mengaku
"Deting yang mana njir? Deting lu banyak sat! " Seru Eunwoo kesal.
"Lu cemburu? " Tanya Jaehyun dengan jenakan berusaha mengalihkan topik pembicaraan
"Najis"
"Apaan njir si eunwoo najis-najisan? " Tanya Jungkook menghampiri Jaehyun sambil menyerahkan minuman cocktail padanya.
"Gak apa-apa bercanda doang elah"
"Bercanda-bercanda ntar baper" Cibir Jungkook
"Gak lah masa baper" Elak Jaehyun
"Cih" Jungkook mendecih kemudian meminum minuman cocktail miliknya.
"So I heard you found somebody else~"
"And at first I thought it was a lie~"
Jungkook memetik gitarnya sambil bernyanyi di atas kasur.
Lirik lagu yang dinyanyikan Jungkook, membuat Jaehyun tersadar akan sesuatu.
'Masa sih gue suka sama tuh bocah' ujar Jaehyun dalam hati.
Ia yakin ia sudah move on Dan melupakan kejadian ia yang mengaku suka dengan Jaemin. I hanya ingin menjalin pertemanan dengan adik tingkatnya itu yang terlihat seperti menjauh. Ia sedikit tidak rela.
Akhirnya penantian mereka untuk melihat matahari terbenam di pantai tercapai.
"The sunset beautiful, isn't it? " Tanya Mark pada Jeno yang menggenggam tangannya.
Suara deburan ombak makin terdengar juga angin yang cukup kencang membuat rambut Mark sedikit berantakan.
"You're beautiful more than the sunset" Ucap Jeno sambil menatap Mark intense.
Jeno memajukan wajahnya pada Mark. Mark yang mengetahui maksud Jeno langsung memejamkan matanya. Kecupan lembut terasa di bibir Mark.
Jeno menahan tengkuk Mark dan Mark memegang erat pinggang Jeno untuk dijadikan tumpuan.
Jeno menempelkannya cukup lama dan mulai melumatnya lembut.
Masih memejamkan mata, Mark membuka matanya, melihat Jeno yang terlihat menikmati dengan mata terpejam.
Beberapa saat kemudian, Jeno menyudahi ciuman tersebut. Ia mengangkat Mark dan mengaitkan kakinya pada pinggangnya.
Mark menempelkan keningnya pada kening Jeno dan mengecup bibir Jeno kilat. Jeno tersenyum dibuatnya.
"Love you to the moon back"
ucap Mark
"Love you too, sayang" Balas Jeno.
"Love you to the moon back, Jaemin"
'cup'
Haechan mengecup pipi Jaemin yang terlihat melamunkan sesuatu
"YAAAKKK MICHEOSEO~" Teriak Jaemin dan mengejar Haechan.
Haechan berusaha berlari dari kejaran Jaemin sambil tertawa.
"Dari pada lu kesambet nanti jaem, makanya gue cium" Ujar Haechan beralasan. Ia tahu Jaemin melamun karena apa. Pasti karena kakak tingkatnya yang bernama Jaehyun itu.
