Bagaimana jadinya jika seseorang dari masa lalu kembali datang, apa yang akan kamu lakukan?
Apa kamu akan menerimanya kembali ataukah mengusirnya dari hidupmu selama-lamanya?
Kehidupan Michael Gabriel Hienze yang awalnya tenang kembali terusik setel...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
El, Adi, dan Aksa baru saja tiba di parkiran sekolah. Mereka turun dari motornya masing-masing lalu tak lupa melepaskan helm. Saat mereka akan pergi menuju kelas, ada sebuah motor yang baru saja tiba. El merasa familiar dengan bentuk tubuh seorang gadis yang naik di atas motor tersebut. Firasatnya benar, gadis itu adalah Lia dan orang yang membawa motor adalah Ethan.
"Makasih." Ucap Lia sambil menyerahkan jaket kepada Ethan.
"Sama-sama."
"Kalau kelas lo udah bubar jangan lupa kasih tau gue." Lanjut Ethan.
Lia mengangguk kemudian berpamitan kepada Ethan. "Aku ke kelas duluan."
"Kalian mau ke kelas bareng gak?" Tanya Lia ke arah El, Adi, dan Aksa yang dari tadi memperhatikannya.
"Lo duluan aja." Jawab Adi mewakili yang lainnya. Lia mengangguk mengerti lalu pergi meninggalkan mereka menuju kelas.
"Gue duluan." Ujar Ethan kepada El, Adi, dan Aksa.
"Mereka lagi dekat?" Tanya Aksa melihat kepergian Ethan.
El mengangkat bahunya acuh. Ia pergi meninggalkan sahabat-sahabatnya yang sedang kebingungan akan sikapnya.
"Tuh anak kenapa?"
"Mana gue tau." Jawab Adi lalu pergi menyusul El.
*****
SMK Bina Bangsa merupakan sekolah tempat Nasya dan Via belajar. Saat ini Nasya dan Via sedang berada di taman, melihat murid-murid yang bermain basket.
"Tumben banget Flora sakit." Gumam Nasya yang terdengar oleh Via.
"Flora sakit?" Nasya mengangguk.
"Pulang sekolah nanti Lia ngajak kita buat ngejenguk Flora."
"Gue sih ayo-ayo aja."
"Btw, gue masih gak percaya Lia sama El baikan." Lanjut Via.
"Bagus dong kalau mereka baikan."
"Iya bagus, tapi gue kayak ngerasa gimana gitu. Lo juga kan tau, waktu awal mereka putus El benci banget sama Lia. Dia sampai namain nomor Lia enemy."
"Gue ngerti maksud lo, mungkin aja El udah berdamai sama masalalu."
"Gue harap kayak gitu, gue mau mereka bisa berteman kayak dulu lagi tanpa ada yang tersakiti." Nasya mengangguk setuju dengan perkataan Via.
*****
Di kelas XI IPA 1 sedang melakukan pembelajaran bahasa Indonesia. Bu Lastri sedang menjelaskan materi di depan kelas.
"Pertemuan kali ini Ibu akhiri di sini. Sekarang masih ada satu jam pembelajaran lagi, tapi karena Ibu ada urusan ibu kasih jamkos. Tapi ingat, kalian tidak boeh mengganggu kelas lain."