benift! 29. SWITCH! [fight]

14K 1.1K 112
                                        

HREN
JEN, CEPATLAH KEMARI!

HREN
LANTAI 1 DIDEPAN MADING!

HREN
NA JAEMIN BERTENGKAR DENGAN HYUNJIN!

HRENNA JAEMIN BERTENGKAR DENGAN HYUNJIN!

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Bugh!

"Sekali lagi aku peringatkan padamu, ambil semua foto yang sudah kamu sebar di seluruh mading sekolah atau aku akan memberikan kamu dua opsi lainnya."

Jaemin berjongkok didepan Hyunjin, tangannya terulur menyentuh sudut bibir Hyunjin yang juga berdarah sama sepertinya—membuat sang empu meringis saat laki-laki Na itu menekan lukanya.

"Kamu akan pulang dari sekolah ini dalam keadaan luka-luka dan masuk rumah sakit atau semua mading disekolah ini akan hancur seperti ini," ujar Jaemin dengan penuh penekanan sambil menunjuk mading sekolah yang sudah tak berbentuk dibelakangnya.

Ia tersenyum, senyuman yang membuat siapapun yang melihatnya akan langsung bergidik ngeri.

"Remember this, Hwang."

Setelahnya, Jaemin beranjak dari sana. Ia berdiri dan langsung dihadiahi berbagai tatapan para siswa-siswi.

Ah, Jaemin baru sadar kalau dirinya jadi pusat perhatian.

Jaemin melempar senyum tipis, ia memasukan tangannya ke dalam saku celananya lalu menatap kerumunan itu dengan tatapan seolah tak terjadi apa-apa.

"Ah, sepertinya kalian semua sekarang sudah tau hubunganku dengan pacarku ya?" Tanyanya sambil sedikit terkekeh. Jaemin merunduk, mengambil salah satu foto dirinya dan Jeno yang berserakan dilantai lalu memperlihatkannya pada para siswa disana.

"Yup, I have a special relationship with Lee Jeno. Aku, Na Jaemin adalah pacar seorang Lee Jeno."

Jaemin tersenyum bangga saat berhasil membuat semua orang disana tampak shock dengan pengakuannya. Ia mengabaikan rssa sakit ditubuhnya lalu kembali mengambil foto yang memiliki gambar sams dengan miliknya.

"Jadi aku harap, kalian semua submisive yang gatal pada pacarku, ku harap kalian semua mundur ya. Karena pacarku sudah cukup puas dengan tubuhku."

Semua siswa disana sontak memalingkan wajahnya dari Jaemin saat mendengar ucapan laki-laki itu, Renjun juga tidak menyangka kalau temannya itu akan mengatakan kalimat seperti itu.

Jaemin tersenyum, ia kembali melirik kebelakang saat menyadari Hyunjin sudah beranjak dari sana dan menghilang entah kemana.

Ah, Jaemin juga tidak perduli.

"Jaemin!"

Panggilan itu berhasil menarik atensi semua orang disana, termasuk Jaemin yang tentunya langsung menoleh saat mendengar seseorang memanggil namanya.

Sudut bibirnya terangkat, membentuk sebuah senyum hangat yang tercetak jelas di sana.

"Aigoo~ pacarku sudah datang," ucapnya santai sambil melipat kedua tangannya didepan dada.

Jeno yang mendengar itu hanya bisa menghela napasnya, lalu berdiri tepat didepan sang pacar. Matanya mengedar, memperhatikan setiap kekacauan yang terjadi ditempat itu—jujur saja, ia cukup terkejut saat melihat mading sekolah yang hancur dibawahnya.

"What's going on here?" Tanyanya. Jaemin mengulum bibirnya sendiri lalu menggidikkan bahunya, "hanya keributan kecil."

Pemuda bersurai hitam itu mendengus lalu beralih menatap Renjun yang berdiri dibelakang Jaemin.

"Ren, apa yang terjadi disini?" Jeno beralih bertanya pada laki-laki China itu. Renjun memijat pelipisnya lelah, "Jaemin bertengkar dengan Hyunjin dan memecahkan beberapa mading sekolah," jawabnya jujur yang berhasil membuat Jeno membulatkan matanya terkejut.

Ia kembali menatap Jaemin dengan ekspresi tak percaya, "Renjun benar?"

Jaemin menghela napasnya lalu mengangguk, "benar."

"But it's not my fault!" Imbuhnya dengan sungguh-sungguh. Jaemin menunjukkan dua foto dirinya dan Jeno yang tadi berciuman di rooftop, "look! Laki-laki Hwang itu mengambil foto kita diam-diam lalu menyebarnya diseluruh mading sekolah!"

Alis Jeno bertaut, ia mengambil foto yang ditunjukkan Jaemin padanya lalu kembali menatap sang empu dengan sebelah alisnya yang terangkat.

"But why are you angry?" Jaemin sontak menatap pacarnya dengan tatapan bingung saat perkataan itu keluar dari bibir sang pacar.

"What?"

Jeno mengangguk. "Bukankah ini yang kamu mau? Semua orang tau tentang hubungan kita?"

Deg.
Lagi-lagi ucapan Jeno berhasil membuat semua orang disana terkejut, terlebih Renjun yang benar-benar tidak menyangka kejadian seperti ini akan terjadi.

Jaemin berdecak lalu melemparkan tawa ringan pada pacarnya itu.

"Kau benar.. aku mau hubungan kita di publikasi, tapi aku sangat benci pada seseorang yang tidak tau privasi."

Jaemin menatap Jeno dengan tatapan sengit, begitupun dengan sebaliknya. Renjun meneguk salivanya kasar, ia masih tidak sanggup kalau hatus melihat dua orang itu bertengkar, jadi sebagai gantinya laki-laki Huang itu mendekati Jaemin dan Jeno.

Renjun mendorong tubuh keduanya, menciptakan jarak diantara Jaemin dan Jeno.

"Bro, if you guys want to fight, do it later. Sekarang, tolong kau obati Jaemin dan aku akan mengurus semua yang terjadi disini," titah Renjun sambil menatap Jeno dan Jaemin secara bergantian.

Jeno yang mendengar itu sontak menatap ke arah Jaemin, ia sedikit berdecak saat melihat wajah pacarnya itu yang tampak lebam dengan sudut bibir yang berdarah.

Helaan napas kasar keluar dari bibirnya sebelum kemudian Jeno meraih tangan Jaemin dan membawanya pergi dari sana, meninggalkan Renjun dan kerumunan orang-orang yang masih berdiri menatap kepergian pasangan baru itu.

Renjun menoleh, melempar tatapan pada semua orang yang ada disana sebelum kemudian menghela napasnya.

"Aku tau kalian masih terkejut dengan Jaemin, tapi bisa tolong simpan keterkejutan kalian nanti? Sekarang, bantu aku merapikan ini dan mengambil semua foto Jaemin dan Jeno yang dipajang disetiap mading sekolah," titahnya yang diangguki beberapa orang disana.

Renjun mengangguk dengan senyum tipis dibibirnya.

Renjun memijat pelipisnya, "sebelum Jaemin benar-benar menghancurkan segalanya lebih dari ini," imbuhnya lelah.

Renjun memijat pelipisnya, "sebelum Jaemin benar-benar menghancurkan segalanya lebih dari ini," imbuhnya lelah

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

.

halo semua, halo semua~
tadinya aku mau ilang berabad-abad karena lagi banyak urusan, cuma tiba-tiba pengen update buat ngerayain wl ku yang pulang + banjirnya moment nomin kshsjsjsjsj

hope u like it gaisssss ^^

BTW!!! Siapa mau double up???

SWITCH! | JAEMJENTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang