part 58 END

6K 248 20
                                    

5 tahun kemudian

Luna sudah sangat cukup sibuk dengan urusan rumah sakit, kini dia tidak hanya sibuk mengobati pasien dia juga mengurusi urusan administrasi rumah sakit, dia memiliki obsesi untuk terus mengembangkan rumah sakit.

Terbukti dalam 5 tahun luna sudah membangun gedung pusat trauma, dan beberapa instalansi baru.

Sang ayah tidak perlu lagi takut bahwa paman luna akan merebut posisinya. Keberadaan luna yang cukup mendominasi membuat rumah sakit swasta itu semakin berkembang, para pemegang saham percaya dengan kinerja luna sebagai calon penerus ayahnya sebagai direktur rumah sakit.

Jujur saja, kemampuan luna jauh melejit dibandingkan seniornya, dia bahkan sudah bisa melakukan operasi besar diusianya yang masih muda.

Hari ini luna berada di canada untuk melakukan pertemuan penting dengan pihak rumah sakit Nort sinai Canada.

Mereka akan menjalin kerja sama, agar rumah sakitnya bisa memberikan pengobatan yang setara dengan rumah sakit diluar negeri demi menjamin kualitas pengobatan.

Namun naas sopir luna mengalami kecelaan saat hendak menjemputnya dari pertemuan. Sang sopir selamat namun seorang pria yang dia tabrak masih dirawat dirumah sakir. Pada akhirnya sang sopir harus berakhir di ruang sidang.

Luna terlalu sibuk waktu itu meminta orang kepercayaannya untuk membantu mengurus semua permasalahan, barulah setelah luna selesai dengan tugasnya dia datang ke putusan sidang akhir.

Luna fokus mendengarkan putusan, dan beruntung sang sopir memiliki pembela umum yang sangat profesional dan berasal dari negara yang sama ia akhirnya hanya perlu membayar ganti rugi finansial karena terbukti pria itu dengan sengaja menabrakkan diri dengan maksud ingin mengakhiri hidupnya sendiri.

Luna senang, dia segera mendekati sang sopir yang sudah seperti ayahnya sendiri kemudian memeluknya.

"Semua berkat ibu keysa"

Deg

Nama yang cukup familiar, luna menoleh ke arah wanita dengan pakaian sebagai pembela umum.

Sungguh takdir, luna benar benar melihat seseorang yang dia impikan, bukan hanya nama yang sama, namun juga wajah yang sama.

"Selamat.. pak rudy dinyatakan tidak bersalah" dengan senyuman khasnya.

Luna ikut tersenyum "terimakasih, berkat anda"

Keysa menyodorkan tangan "perkenalkan, namaku keysa" seakan mereka tidak saling mengenal

Luna menjabat tangan hangat itu "perkenalkan juga namaku luna"

Ini adalah berita baik, keysa berhasil maju, dia berhasil meraih cita citanya untuk menjadi seorang pengacara bagi orang orang tidak mampu.

Keysa memberikan kartu nama "hubungi aku, jika kamu terlibat dengan masalah hukum lainnya"

"Jangan sampai, ini sangat melelahkan"

Mereka berdua tertawa, sementara pak rudy dan salah satu teman luna pergi untuk mengurus beberapa hal lainnya.

"Apakah aku boleh menghubungi nomor yang ada di kartu ini dengan urusan yang tidak ada sangkutannya dengan hukum?"

"Contohnya?"

"Mentraktirmu makan malam sebagai tanda terimakasih"

"Tentu saja" tersenyum tulus.

Setelah itu keysa berpamitan pergi dia masih ada keperluan penting lainnya.

####

Keesokan hari, saat malam tiba, pak rudy, sintia (teman luna) dan 4 karyawan RS yang ikut kesana mengadakan perayaan 2 malam terakhir disana sekaligus merayakan dibebaskannya pak rudy.

Girl love Girl (GXG) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang