•
•
•
•
•
"Oom juga mau belajar?" Tanya Waru ketika melihat Helega yang sudah terlihat rapi dan menenteng tas di bahunya.
"Ya iyalah, emangnya lo?"
"Terus Waru sama siapa?"
"Ya mana gue tau"
Helega berlalu begitu saja dari hadapan Waru sehingga gadis itu menjadi murung. Ia juga melihat kepergian Nadi namun tak berontak, Waru masih kalut dengan kejadian tadi pagi dimana Nadi tersulut emosi hingga membentaknya.
Satu persatu dari mereka mulai keluar, namun Keira menyempatkan diri untuk menghampiri Waru sejenak.
"Waru, nanti lo sama Gigi. Jangan nakal, ya? Gue pulang cepet kok"
Waru menatap Keira dengan sorot mata memelas bahkan berkaca-kaca. Siapapun yang melihatnya pasti akan tak tega, Keira pun begitu. Namun ia harus.
"Kak Abi juga pulang cepet, Waru"
"Bener?"
Keira mengangguk dengan senyuman.
"Yaudah, gue berangkat. Jangan nakal ya! Nurut sama Gigi. Oiya, sarapannya jangan lupa dimakan!"
Waru tak menggubrisnya, ia sudah kembali fokus pada tontonan favoritnya, yakni Upin & Ipin. Sehingga hal itu membuat Keira menggeleng kecil.
Apartemen itu pun kini hanya menyisakan Waru dan Gigi. Gigi terlihat fokus dengan ponselnya diatas kursi mini bar, sibuk mencari model tas baru di situs belanja online.
Waru diam-diam menatap Gigi yang terlihat asik dengan kegiatannya pada ponselnya. Gadis mungil itu perlahan mendekati Gigi yang terlihat sangat khusyuk memilah-milah tas pada situs yang tengah ia buka.
"Gigi?"
"Gucci Gang!" Gigi terkejut bukan main hingga menyebut brand yang saat itu sedang ia tatap untuk dibeli.
Ya, Gigi berencana membeli tas branded bermerek tersebut.
Waru hanya menatap Gigi dengan bingung, sedangkan yang ditatap melayangkan tatapan tajamnya.
"Lo tuh bisa gak sih gak usah ngagetin!" Kesal Gigi.
Waru menggaruk tengkuknya yang tidak gatal karna merasa bahwa ia sama sekali tak berniat membuat kaget sosok dihadapannya.
"Maaf... tapi kamu Gigi, kan?"
Waru tersenyum menampakkan gigi putihnya. Gigi menatapnya aneh.
"Kenapa lo?"
"Namamu sama dengan ini" Waru menunjuk giginya sendiri.
"Heh, kurang ajar!"
Waru menjadi bungkam karna Gigi terus terlihat marah.
"Kenapa kamu marah-marah terus, sih? Kan Waru gak nakal"
"Ya gimana gue gak marah, lo samain gue sama gigi lo. Beda lah, sopan dikit kek" sungut Gigi kesal.
Waru mengatupkan bibirnya dan menatap Gigi dengan perasaan sedikit takut.
"Yasudah, kalau gitu Waru minta maaf... kak Gigi"
Seringai lebar menghiasi wajah Waru. Gigi menatap gadis itu dengan jengah dan kembali fokus pada ponselnya.
"Sarapan lo jangan lupa dimakan, ntar Keira ngamuk-ngamuk sakit telinga gue"
"Waru memang mau makan sarapan Waru kok"
Gigi mendengus dan masih fokus pada kegiatannya men-scroll laman belanja online di ponselnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
(Un)happy | END
Fanfic"How can you love the things i hate about myself?" -Waru Aleia Adipati- A fanfiction story of Jaemin Na (NCT Dream) and Winter Kim (aespa).
