1| Newlywed
Ada masanya saat awal-awal pernikahan Karina masih sangat canggung dan butuh banyak waktu untuk bsia melakukan penyesuaian atas perannya sebagai seorang istri. Lihat Genta setiap kali dia bangun dengan rambut berantakan layaknya habis terkena angin topan, celana pendek tidur Genta yang ternyata, suprisingly, mayoritas berwarna shock pink, membuat Karina terus bertanya-tanya apakah benar ini kehidupan barunya sekarang. Karina tidak terbiasa, dan sedikit kaget. Dia pun masih memanggil Genta dengan namanya, bukan dengan sebutan sayang. Setiap pagi saat Genta mengantar Karina ke kantor, Karina masih kaget kalau Genta selalu menyodorkan tangannya supaya Karina salim dan cium tangan sebelum turun dari mobil. Mengingat setiap pagi Genta akan selalu mengantar Karina ke kantornya barulah Genta berangkat kerja. Hari pertama Karina berangkat ke kantor setelah menikah dan melakukan honeymoon, Karina pernah mengira bahwa Genta menyodorkan tangan untuk meminta uang, yang berakhir pada sebuah ambekan dari Genta.
"Apa...?" tanya Karina bingung.
Genta tidak menjawab, hanya kekeuh menyodorkan tangannya ke Karina diikuti senyumnya.
"Hah? Apa, Genta? Aku nggak paham."
Genta tetap hanya tersenyum sambil mengisyaratkan pandangannya ke tangannya. Menyuruh Karina melihat ke telapak tangan yang sudah ia sodorkan.
Karina berpikir keras dan dia tiba-tiba membuka dompetnya. Karina mengambil beberapa lembar uang seratusan dan segera ia kasih ke tangan Genta yang sedari tadi masih dalam posisi menyodorkan tangan supaya bisa disalimi oleh Karina.
"Ini, aku cuma ada 300 buat cash. Sisanya nanti aku transfer aja kamu butuhnya berapa, ya?."
Genta langsung cemberut seketika. Bombastic side eyenya menatap Karina dengan kesal. "SALIM KARINA, SALIM!!!!"
Karina hanya bisa melongo dan mulutnya sudah membentuk huruf o sempurna. Mana dia tahu kalau Genta menyodorkan tangannya buat disalimin???
"MASA UDAH PUNYA SUAMI TAPI MASIH LING-LUNG PAS SUAMINYA NYODORIN TANGAN BUAT SALIM???!?!??!??!!! LAGIAN AKU JUGA PUNYA DUIT NGAPAIN AKU MINTA DUIT SAMA KAMUU???? YANG HARUSNYA KASIH DUIT MAH AKU." Genta sudah benar-benar speechless melihat respon Karina pagi itu. Dari kejadian itu, fix Karina merasa sangat canggung dan sadar bahwa dirinya harus banyak-banyak mencari referensi mengenai kebiasaan sehari-hari berumah tangga. Maklum, Karina nggak pernah melihat kebiasaan seperti itu di keluarganya??? terlebih Karina sudah belasan tahun memiliki kebiasaaan dan menjalin status dan peran bersama Genta yang hanya sebatas teman.
Pernah juga suatu ketika, saat mereka baru saja pulang dari honeymoon di Korea, keluarga Genta mengajak untuk makan malam keluarga bersama di hari sabtu malam. Hari itu Mama Genta memasak gudeg dan krecek khas Jogja. Mengingat bahwa Mama Genta memang berasal dari Jogja. Dengan kebiasaan memanggil satu sama lain hanya dengan nama panggilan, Mama Genta sempat kaget dan bertanya di tengah-tengah makan.
"Lho, dah nikah kok masih Genta-Genta aja to, nduk?" tanyanya lembut, diikuti logat jogja yang khas ala mama-mama jogja.
"Lha pie Mam karepe?" Timbal Papa Genta. (lha maunya gimana, mam?"
"Pake 'Mas' ngono lho." (pakai 'Mas' gitu lho)
Karina langsung melongo diikuti semburat pink di wajahnya. Tidak bisa dipungkiri kalau Karina salting brutal pas denger Mama Genta suruh Karina manggil anaknya 'Mas'. Katanya, hitung-hitung panggilan sayang biar romantis. Toh Genta memang satu tahun lebih tua dibanding Karina. Karina hanya bisa tertawa canggung layaknya tertawa korporat seperti yang sering di lakukan di kantor. "ahahah...iya, Ma."
Semenjak kejadian malam itu, kalau lagi bertemu orang tua Genta, Karina akan langsung gimmick memanggil Genta dengan sebutan 'Mas'. Nggak ada kamu-kamu an, harus Mas. Lucunya lagi, Mama Genta sempat meminta supaya Karina dan Genta menginap di rumahnya selama 4 hari untuk mengobati kangennya pada Karina dan Genta. Sehingga selama 4 hari Karina full memanggil Genta dengan sebutan Mas secara intens. Merinding sebenarnya Karina. Sangat geli dan awkward kalau harus memanggil Genta dengan sebutan Mas. Kayak, jangankan panggilan Mas, panggilan sayang aja Karina masih enggan untuk memberikan panggilan seperti itu pada Genta. Terlalu geli, Karina tidak bisa. Gengsi adalah nomor satu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Ersthara
Fanfiction[ ft jeno & jaemin ] Do i look like i care to your explanation? But well- mau aku masih marah sama kamu atau nggak, itu bukan urusan kamu. For your information aja, aku nggak suka diganggu sama orang asing" "Orang asing? Sejak kapan aku jadi orang...
