-17+
~
Kehidupan seseorang hanya akan berjalan satu kali dalam putaran takdir, Namun untuk sebagian orang mereka merasakan hidup lebih dari satu kali karena seseorang yang mereka sayangi.
~
udah baca aja ayo,dijamin ketemu Upin dalam jarjjit
#-KATA...
“Tidak semua raga harus memiliki jiwa yang sama, begitupun manusia. Setiap manusia punya kelebihan dan kekurangan, Contoh kecilnya aku dengan Davis” «Emilo»
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
•
•
•
*Little bro and mami.
Keenan terus menatap kearah perempuan yang ditempeli putranya itu, dia jengah sendiri melihat ulat bulu itu menempel pada Zea.
"El lepaskan pelukanmu dan kemari." jengahnya, namun ulat bulu yang dipanggil hanya diam dan terus menempel pada sang ibu mengabaikan ayahnya sepenuhnya.
"yee yang sakit Emil yang ngambek dia!" ejek Melvin tak membuat Elgar bergeming.
"maklum ya Vin anak manjah!" sambung Sagara yang duduk ditepi kasur sebelah Emil.
saat Keenan hendak maju dan menarik sang anak, Zea lebih dulu menghalangi "sepertinya dia tertidur." ujarnya dan menatap Elgar yang memang menutup mata dengan tenang.
"malah tidur si babi!" ucap Aiden dan Melvin berbarengan, sementara zoan hanya diam dengan cemilan ditangannya begitupun Emil dan juga Sagara.
Zea memindahkan Elgar pelan pelan kesisi kasur Emil dengan bantuan Keenan, setelahnya perempuan itu melepaskan sepatu yang masih membalut kaki Elgar dan Keenan yang membantu elgar berganti baju dengan baju Emil yang diambil dari lemari.
"kayak anak babi." bisik Aiden pada melvin. "bener anjir, liat lagaknya yang jadi pangeran itu!" delik Melvin dengan suara kecil.
mengabaikan kedua cicak bergosip itu sementara zoan memvideokan hal tersebut. "lumayan buat jadi bahan ejekan." ujarnya tersenyum licik.
"Sagara jangan makan dikasur, ilo nanti dibawain obat sama bik Hanum dan kalian jangan ribut." ujar Zea yang diangguki mereka.
ketika Zea sudah tidak terlihat Keenan bangkit dan mengusak lembut rambut legam Emil.
"berbahagialah disini, biar om yang mengatakan pada ayahmu " Emil tersenyum kecil dan mengangguk.
"dan kalian ketika lapar nanti pesan makanan." ujarnya pada mereka semua setelah dia keluar.
"Mil, Lo punya adek laknatul Karimah." ejek Aiden dengan senyuman bodohnya.
"jagain dedek Elgar ya babang Emil uuuuu!" tambah Melvin membuat mereka semua tertawa.
"udahlah jangan ribut, nanti Elgar bangun." celetuk sagara yang sudah menutup matanya disofa bersiap ikut tidur.
"ye si babik bilang aje lo juga mau molor!" delik melvin melempar benda ghaib pada Sagara.