"MIA??!! Sial, sinyalku terputus!", umpat Moa, saat panggilannya terputus akibat serangan musuh. Setelah berhasil menumbangkan Yuna, Yeji, Hyunjin, dan werewolf, puluhan pesawat datang menembaki Moa.
Puluhan pesawat itu berencana menuju ke arah lokasi Mia. Moa berusaha untuk menghalangi, sayangnya Moa hanya berhasil menumbangkan 6 pesawat saja. Sedangkan sisanya berhasil lolos. Moa mengedarkan pandangannya, berharap ada pesawat yang masih utuh dan bisa dia gunakan.
"Gotcha! Sepertinya hari ini adalah hari keberuntunganku.", tanpa membuang waktu Moa segera menaiki pesawat itu, dan tak lupa untuk melempar keluar sang pilot yang tidak sadarkan diri dari pesawat itu.
Moa segera melacak keberadaan pesawat yang ditumpangi Mia, setelah mendapatkan kordinatnya Moa segera melesatkan pesawatnya.
.
.
.
DOR DOR DOR!!
Dengan kecepatan tinggi Mia melesat terbang dan membuat sebuah kubah perisai besar untuk melindungi kelima anak laki-laki yang menjadi tanggung jawabnya sekarang. Kesabaran Mia sudah mulai habis. Perempuan berambut sebahu itu langsung terbang melesat dan menyerang semua pesawat yang berterbangan di udara.
"Kalian ingin bermain? Baiklah akan aku terima!!", Mia mengayunkan tangannya ke arah salah satu pesawat dan melempar pesawat itu hingga terpental kemudian meledak. Setelahnya, Mia menarik 2 pesawat dan menabrakkannya satu sama lain. Total 3 pesawat berhasil dihancurkan Mia dengan mudah.
"Sial!! Perempuan itu sangat kuat! Kita memerlukan-Shoot?!!!!", perkataan pilot itu terputus saat mendapati Mia sudah berada di hadapannya dengan menatap tajam ke arahnya dari luar kaca pesawat. Dan detik berikutnya kepala pilot itu meledak seketika, membuat teman sebelahnya berteriak histeris. Selain karena melihat kepala temannya meledak, dia juga berteriak di kala pesawat yang mereka tumpangi terjun bebas dan menghantam tanah hingga meledak.
Mia menjatuhkan satu persatu pesawat musuh yang masih terbang di udara. Dan semua kejadian itu tidak luput dari penglihatan 6 pasang mata yang melihat Mia dari bawah. Terkecuali Nana yang masih belum sadar.
Raul menelan ludahnya susah payah. Ini adalah pertama kalinya dia melihat Mia bertarung seperti itu, bahkan berhasil mengalahkan musuhnya dengan mudah, hanya dengan mengayunkan tangannya.
"Wow, dia sangat kuat!", Beomgyu berdecak kagum akan kekuatan Mia. Ingin rasanya beomgyu juga bisa sekuat itu, agar bisa melindungi orang-orang yang dia sayangi.
"Kau benar, hyung perempuan itu sangat kuat. Aku rasa dia adalah uniquer terkuat yang pernah kulihat.", Hueningkai menyetujui perkataan Beomgyu. Sedangkan Yeonjun, Soobin, dan Taehyun hanya melihat Mia dengan mulut terbuka.
Salah satu pesawat mengarahkan tembakan kepada Mia dari arah belakang, dan itu tidak sengaja dilihat oleh Yeonjun.
"AWAS!!", teriak Yeonjun memperingati Mia.
DOR!!
Beruntung Mia berhasil membuat perisai sebelum peluru itu menembus tubuhnya. Baru saja Mia akan menyerang pesawat itu, tiba-tiba sebuah pesawat lain menjatuhkannya terlebih dahulu.
"Right on time!", itu adalah Moa yang berhasil menembak jatuh pesawat musuh.
"MOA?!", perasaan lega luar biasa merasuki relung hati Mia. Dia sangat bersyukur melihat kembarannya selamat. Moa menerbangkan pesawatnya mendekati Mia.
"Kau tidak berpikir aku akan kalah semudah itu bukan?", perkataan Moa membuat Mia tertawa.
"Hah? Apa yang terjadi? Bukankah itu pesawat musuh? Kenapa perempuan itu tidak menyerang dan malah tertawa?!", Soobin mulai berpikir negatif.
KAMU SEDANG MEMBACA
UNIQUER
FanfictionUniquer adalah manusia yang memiliki kekuatan super yang tidak dimiliki oleh manusia pada umumnya. Menjadi seorang uniquer bukanlah hal yang mudah, mereka harus siap dijauhi karena dianggap aneh dan bisa menyakiti orang lain jika tidak bisa mengenda...
