akun kedua khusus komik.
Bercerita tentang Nero yang tersesat ke kore hingga terlibat dengan orang orang disana.
-ooc
-cerita tidak sejalan dengan looksim (sedikit melenceng karena ada tambahan karakter yang saya buat)
-hanya cerita imajinasi saja
...
Nero menatap Yohan, detik berikutnya ia berhasil mengelabui Yohan dengan teknik tersembunyi.
Ia menatap Yohan, tapi matanya menatap belakang Yohan seolah olah sesuatu akan menyerang mereka, Yohan yang merasa aneh pun berbalik, lalu Nero kabur masuk ke dalam klub setelah mengelabui Yohan.
"Segampang itu?"ucap vasko terkejut.
"Dia memang cerdik"ucap Zin tersenyum bangga.
Janghyun menatap zin.
'....'
.
.
.
"PARK HYUNGSEOK!!!"
Nero berlari sembari memanggil nama hyungseok, detik berikutnya ia tiba tiba ditarik oleh seseorang. Nero yang terkejut pun melayang tendangan nya.
BRAKK
"Seperti kata beliau...kau sangat cepat"ucap pria itu.
Nero menatap pria itu dengan tatapan menyelidik.
"Kau...Seo Seongun?"
"Ini pertemuan pertama kita tapi kau sudah tau nama ku?"
'ah...waktu itu bertemu saat aku menyamar sebagai Rose'batin Nero
"Sejak dulu aku selalu ingin bertemu dengan mu...Nero, yang namanya selalu disebut Han Sinwoo"
"Apa itu kau?"ucap seongun menatap Nero.
"Dikorea ini, tidak ada yang namanya Nero selain kau seorang, sudah pasti itu kau"lanjut Seongun dengan pose berpikir.
Nero menatap seongun dengan tajam.
"Aku tidak punya banyak waktu, menyingkir lah seongun"ucap Nero berjalan melewati seongun.
"Pfft- ternyata itu benar, fakta bahwa kau ini buta arah"ucap seongun sembari terkekeh.
Nero sedikit tersentak dengan pernyataan yang diberikan oleh Seongun tentang dirinya.
Nero menoleh padanya dan menghembuskan nafas kesal, ia lalu kembali berjalan membuat seongun tertawa.
"BERHENTI TERTAWA, TAWA MU JELRKK SIALAN!!"
CRTAKKJ
Nero menghancurkan tembok tempat bersandar seongun, pria itu bersyukur dia bisa menyadari kemarahan Nero sebelumnya, lebih tepatnya Nero sudah menunjukkan kodenya dengan menghembuskan nafas kesal nya tadi.
"Aduh nona, jangan marah"ucap seongun
"Saya hanya ingin memberi tau nona jalan yang benar"ucap seongun
Nero menatap seongun dengan tatapan curiga dan tajam, pria itu hanya tersenyum dengan Nero yang tidak ramah dengannya.
"Seperti kata Han Sinwoo...nona ini pemarah dan tidak ramah saat bertemu"ucap Seongun.
"Yah... tergantung orangnya sih"ucap Nero lalu memancar kembali tendangan ke arah seongun, saat seongun akan menghindari nya, Nero mengganti kakinya dan menyerang sisi kanan Seongun.
BRAKK
"Seo Seongun dari ilhae...orang seperti mu tak layak"ucap Nero meninggalkan Seongun yang masih terkapar dilantai.
Seongun menyalakan rokoknya dan menatap kepergian Nero.