akun kedua khusus komik.
Bercerita tentang Nero yang tersesat ke kore hingga terlibat dengan orang orang disana.
-ooc
-cerita tidak sejalan dengan looksim (sedikit melenceng karena ada tambahan karakter yang saya buat)
-hanya cerita imajinasi saja
...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
❛ ━━━━━━・❪ ❁ ❫ ・━━━━━━ ❜
"AKU INGIN PULANG" ucapan Nero membuat taeso berhenti dari kesibukannya.
"Kenapa?"
"aku ingin pulang"ucap Nero
"..."
"Aku berpikir...aku harus melawan trauma ku"ucap Nero meremas gaun tidurnya.
"Trauma apa yang kau miliki?"
Nero menatap Taeso, kejadian malam itu kembali membuatnya teringat, air matanya kembali jatuh, meski kakinya sudah sembuh tapi perasaan di injak-injak serta dikejar-kejar itu masih terasa.
"Tetaplah disini sampai Jihan membalaskan dendam mu"ucap Taeso kembali ke sibukkannya memasak.
"Apa? membalaskan dendam?"
Taeso terdiam, ia keceplosan, tak seharusnya ia memberitahu kemana perginya Jihan.
"Kepada Choi Dongso ? "
"Hari ini kau mau makan apa?"tanya Taeso mengalihkan pembicaraan.
"Jangan mengalihkan"ucap Nero menatap Taeso.
Ma Taeso terdiam.
.
.
.
"Itu lah yang terjadi pada Nero"ucap Hyungseok membuat zin mengepalkan tangannya.
"Dimana Nero sekarang?"
"Dia ada ditempat aman saat ini"ucap Hyunseong.
"Tempat yang tak bisa dijangkau Choi Dongso?"
"YA, Tenang saja, penjaga nya adalah Raja generasi pertama"ucap Hyunseong meyakinkan.
.
.
.
'Dia pergi'batin Taeso melihat secarik kertas yang ditinggalkan Nero.
ia mengambil HP nya di menelfon Hyunseong.
"Tak diangkat" ucap Taeso mematikan teleponnya, kemudian ia pergi mencari Nero turun ke gunung.
sepertinya ia tak menyadari bahwa Nero buta arah ?