akun kedua khusus komik.
Bercerita tentang Nero yang tersesat ke kore hingga terlibat dengan orang orang disana.
-ooc
-cerita tidak sejalan dengan looksim (sedikit melenceng karena ada tambahan karakter yang saya buat)
-hanya cerita imajinasi saja
...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
❛ ━━━━━━・❪ ❁ ❫ ・━━━━━━ ❜
PERTARUNGAN LEE JIHOON DENGAN TRIO KWEK MASIH BERLANGSUNG SAMPAI SAAT INI, Nero yang sedari tadi kebingungan dan juga kesal memperhatikan sekeliling dengan penuh kecurigaan.
"lalu untuk apa meminta ku datang ujan-ujan gini kalau cuma untuk jadi pelengkap??"ucap Nero kesal.
"syibal"
Karena tak menemukan celah dari Yoojin, Nero akhirnya mulai memperhatikan pertarungan yang terjadi saat ini.
Lee Jihoon memang unggul sekali, wajar saja dia disebut puncak karena keterampilan bertarungnya, tapi pusat kagum Nero bukan untuk lee Jihoon melainkan untuk para trio Kwek yang kemampuan bertarungnya meningkatkan.
"keren sih, mereka belajar dari mana ya"ucap Nero memperhatikan dengan seksama.
"Lee Jihoon benar' tak ada celah ya, dasar pria mesum...egh?" tiba' saja Nero tersentak dengan omongannya sendiri, berkedip kedip sadar kemudian ia mendapatkan ide cemerlang yaitu mengganggu fokus lee Jihoon.
"Ini sedikit gila sieh"ucap Nero.
Nero melambai' ke arah Jihoon, pria itu sepertinya sadar tapi tak peduli karena ia sudah tau niat Nero adalah menganggu fokusnya, ia berpikir usaha Nero sia' karena ia tak akan kehilangan fokusnya sebelum hal gila yang dilakukan Nero membuat dirinya terjebak dan terkena pukulan lumayan dari Park Hyungseok.
Dan Yap. Lee Jihoon kalah dengan taruhannya sendiri, park Hyungseok menatap Jihoon sedikit terkejut, ia tak menyangka Jihoon akan kehilangan fokusnya, padahal ia berpikir tak akan dapat celah dari lee Jihoon, tapi apa ini? apa alasan lee Jihoon kehilangan fokus dan menjadi kaku?
jawabannya adalah Nero yang sedang terkekeh geli melihat Jihoon yang menunduk, kemudian pria itu mendongak menatap Nero dengan tajam.
'Gadis ini, bisa-bisanya menjadikan kecentilannya sebagai alat membuat fokus ku terganggu'batin Lee Jihoon.
iyap, Nero selangkah lebih cepat dari jihoon, kenapa? karena jihoon berpikir Nero hanya melambaikan tangan untuk mengganggu fokusnya, nyatanya nero hanya menarik perhatian Jihoon untuk sesuatu yang lebih besar, yaitu menggoda Jihoon di tengah pertarungan.
"dasar pria mesum"ucap Nero lalu terkekeh karena ide nya yang cemerlang, setelah tertawa timbullah masalah, yaitu polisi yang mendadak berdatangan menangkap para anggota big deal.
"Dasar preman!"
polisi bahkan memukul anggota big deal yang membuat Nero kesal dan tersadar bahwa ini lah yang dimaksud lee Jihoon 'tanpa aku big deal akan hancur', benar' gila.