Notif Kaget

4.7K 143 3
                                        

Lee Jung Chan, anak yang selalu ingin mendapatkan segala kemauannya tanpa melihat resiko terlebih dahulu. Sejak kecil dia sangat ambisius. Lee Seungcheol selaku kakaknya sudah terbiasa akan hal ini. Tidak hanya seungcheol, kini para temannya atau teman kakaknya pun mengerti dengan kebiasaannya.
Bahkan ART nya pun tidak kaget lagi jika mendengar sesuatu tentang Chan yang ambisius itu, ya karena sang ART sudah bekerja sekitar 10 tahun disana sekaligus membantu mengasuh chan karena orangtua mereka yang lebih sering tinggal di inggris.

Suatu hari, sekitar pukul 11, seungcheol yang tengah bekerja sedikit terusik dengan banyaknya notif pesan di ponselnya.

"Ckkk.. apaan sih ini kayak penting aja." Gumam seungcheol sambil mengambil ponsel di mejanya.

"Mingyu? Ahh ada apalagi bocah itu" ucapnya sambil membuka pesan

✉️
Mingyu :
P
•P
•P
•Duh hyung please bales.

[5 missed calls]

•Seungcheol hyung!!

                                            Oi kenapa? Sorry gw sibuk td•

•Akhirnya..
•Hyung, Chan pingsan abis berantem
•Maaf tapi lo dipanggil kesekolah.

•Hyung?








"Shit! Kan bener kan, aishhh chan lu ngapain si" ucap seungcheol frustasi

📞 ...
"Halo"
🍒 : jeonghan lu dimana? Sibuk ga?
😇 : dirumah, gak si nih gue baru pulang kantor. Setengah hari doang gue hari ini
🍒: gue tau lo capek, tapi boleh minta tolong gak?
😇: apa?
🍒 : kesekolah chan, katanya berantem trus dia pingsan. Gue bener-bener gabisa banget sekarang ini. Tar kelar kerjaan gue nyusul
😇 : lah bocah.. dah gue otw. Lo pelan-pelan aja
🍒: thanks ya han.
😇: santuy.




Disisi lain, mingyu beserta teman-temannya sedang berada di UKS menjaga chan yang masih belum sadar.
"Mingyu, kamu temani chan disini dan yang lainnya kembali ke kelas." Perintah guru disana

"Apa kamu sudah menghubungi kakaknya?" Tanya guru
"Sudah pak, mungkin sebentar lagi sampai" jawab mingyu gugup karena tapi chatnya dianggurin seungcheol.

"Permisi, saya perwakilan untuk Lee Jungchan" ucap jeonghan yang tiba disekolah.
"Jeonghan hyung!" Mingyu merasa lega. Saat itu juga mingyu dipersilakan kembali ke kelasnya.

"Oh baik, siapa nama anda?" -guru
"Saya jeonghan, sepupu dari chan."
"Baik Pak Jeonghan begini, chan tadi berantem dengan anak kelas 11 yang dimana anak tersebut mencoba untuk membully siswa lainnya. Jadi menurut saksi juga, chan bermaksud menolong namun karena ia dipukul, maka chan membalasnya. Namun sepertinya pukulan di daerah wajah yang cukup keras yang membuat chan tidak sadarkan diri." Jelas guru

"Bagaimana dengan siswa pembully itu?" Tanya jeonghan
"Dia juga kini sedang ditangani di ruang BK."
"Dia baik-baik saja?" Tanya jeonghan lagi
"Ia mengalami lebam dibibirnya."

Merasa adiknya dikroyok, sebenarnya jeonghan tak terima. Namun bagaimanapun juga, berantem disekolah ya akan tetap salah.

"Sanksi yang diterima oleh dia atau adik saya bagaimana?" -jh
"Itu sedang dibicarakan, nanti kami infokan kepada anda lagi. Silahkan tunggu disini ya pak, saya tinggal sebentar." Guru itu pergi keruang BK

Beberapa saat kemudian, tampak chan mulai membuka matanya.
"Oke google, syarat daftar tinju" ucap jeonghan seketika saat melihat chan sadar. Chan yang mendengarnya hanya memutar bola matanya.

"Akhh.." chan tampak ingin bangun namun ia kesakitan.

"Diem dulu lo gausah banyak gerak" ucap jeonghan
"Diapain aja lo? Mana aja di pukul?"
"Hyung, seungcheol hyung dimana?" Tanya chan

"Disini gue, napa?" Ucap seungcheol yang tiba-tiba masuk ke ruang UKS. Menatap chan yang tengah terbaring dengan luka-luka diwajahnya. Chan pun menunduk sedikit takut.

Seungcheol menghela nafas "Berantem gitu biar apa chan? Biar merasa hebat ?"
"Tenang bro, nanti kita daftarin masuk MMA aja gimana?" Canda jeonghan

"Iih apaansih, gue cuma mau nolong temen yang dibully tadiii." Jawab chan
"Dek dek, babak belur gini lo" seungcheol mengusap pipi chan kemudian memeluknya.
Yapp seperti biasa seungcheol memang tak bisa marah kepada chan, ia hanya lebih ke khawatir saja. Ia mengerti sifat chan, ia tau bagaimana harus bersikap padanya.

"Btw gue bakal nunggu hasil tentang sanksi nya, lo bisa anter dia ke rumah sakit ?" Ucap seungcheol pada jeonghan
"Bis-"
"Enggak!!! Kalo gue di opname gimana? Dah ya pulang aja tidur dirumah hehehe" potong chan
"Anjirr lebay banget sampe opname, dah ikut aja lo" ucap jeonghan
"Chan nurut Atau gue marah?" Ucap seungcheol serius
"I-iya maaf."

"Aishh chan.. okelahh karna ini pertama kali gue ampunin dulu. Yang jelas gue ga bakal bela lo kalau mau disanksi apapun." Gumam seungcheol sesaat setelah jeonghan dan chan pergi.









Tbc.

abitudine || Dino seventeen (Brothership)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang