Pov : Inggris (Kediaman Papa Mama Lee)
Mama Lee masih tampak sibuk dengan laptopnya walaupun sudah malam.
"Sayang, kenapa masih sibuk malem-malem gini sih?" Tanya papa lee
"Ini ngecek-ngecek tentang event yang bakal aku adakan aja sih." Jawab mama lee.
"Ohh udah yakin ya? Sebelumnya kamu bilang kan masih rencana aja. Atau mau sekalian bikin pas Natal atau akhir tahun."
"Iya sih, cuma tahun ini penjualanku tinggi banget. Jadi aku pengen bikin event buat pelangganku biar mereka semakin betah hehe."
"Yaudah, mau aku bantu?"
"Not now, babe." Jawab mama lee, papa lee mengecup kening mama lee kemudian rebahan dikasurnya.
"Aku bakal maksa kamu bantu aku, tapi bukan sekarang." Batin mama lee
- - - - - - - -
Beberapa minggu berlalu, chan tentu saja terlihat membaik. Tangannya pun sudah tidak banyak terlilit perban. Mungkin saja dia sudah bisa bermain tinju?
Tingg..
Notif pesan memecah lamunannya.
✉️
🍒: Lee Jung Chan?!
(Chan bingung dengan isi chat kakaknya ini)
🦖: ?
🍒: lagi apa?
🦖: kenapa? Manggil nama lengkap gue lagi lu Lee Seungcheol.
🍒: lagi apa??
🦖: nyantai, weekend bro.
🍒: gue otw pulang, jalan-jalan kuy?
🦖: masih siang udah pulang?
🍒: bacot nya adikku. Jadi mau ga lo?
🦖: gass lah.
30 menit kemudian, seungcheol sampai rumah dan mereka berdua siap-siap pergi.
"Kemana hyung?" Tanya chan
"Mall kali ya? Sebenarnya tadi gue tuh dapet pesen juga dari papa, dia minta sesuatu. Jadi cariin sekarang mumpung gue free." Jawab seungcheol
"Kapan papa pulang?"
"Eh lupa nanya. Hehe"
"Gue chat aja gimana? Ganggu ga ya?"
"Ya gapapa kan ngechat doang."
Chan mengambil ponselnya dan mulai mengetik.
"Papa, kapan jadi pulangnya? Aku engga sabar."
Dengan perbedaan waktu, tentu saja papa lee tidak bisa langsung menjawab pesan yang dikirim chan.
Chan dan seungcheol pun lanjut jalan-jalan mengitari mall dan mencari barang yang diinginkan papanya. Hingga waktu dimana Papa lee dapat bersantai, ia pun membalas pesan anak bungsunya.
✉️
👨: Engga tau.
Paginya, chan membuka hp dan melihat notif itu. Ia pun segera menghampiri seungcheol.
"Hyung, papa jawab pesan gue. Katanya belum tau kapan pulang." Ucap chan
"Ohh mungkin urusannya belum selesai." Jawab seungcheol.
Selama di kantor, entah mengapa pikiran seungcheol menjadi terbebani.
Flashback
Drrrtt
✉️👨 : seungcheol, kamu kerja hari ini? Papa cuma mau bilang kalo papa seminggu lagi pulang. Miss you, nak.
—————
"Katanya lagi seminggu, tapi kok kata chan belum tau? Ini yang di bohongin gue atau chan?" Ucap seungcheol
"Kok papa membingungkan gini si?" Sambung nya.
Pov : Inggris (Kediaman Papa&Mama Lee)
Mereka tampak mulai sibuk bersiap-siap. Semakin dekat kepulangan, semakin sibuk lah mereka.
"Sayang, udah kasi tau anak-anak jadwal pulang kita?" Tanya Mama Lee
"Kemarin aku udah kasi tau seungcheol ." Jawab papa lee
"Ohh, terus Jungchan? Dia gaada chat kamu?" Tanya mama lee lagi.
"Ada."
"Udah dijawab?"
"Udah sayang, gausah khawatir."
"Sayang.." panggil mama Lee
"Iya?"
"Kamu kok kayaknya ngebedain seungcheol sama jungchan sih? Kenapa?" Tanya mama lee
"Ah engga deh, kamu aja yang ngerasa kayak gitu." Jawab papa Lee
"Tapi sejak-"
"Udah sayang, gaada kaya gitu. Kamu capek aja jadi mikir yang engga-engga. Aku mau bikin jus, aku bikinin kamu sekalian ya." Ucap papa lee kemudian pergi ke dapur. Tampak seperti dia menghindari pertanyaan istrinya.
Mama Lee hanya menghela nafas panjang. Sudah mencoba bertanya secara langsung namun sia-sia menurutnya.
Tbc.
KAMU SEDANG MEMBACA
abitudine || Dino seventeen (Brothership)
RandomSeungcheol be like : huuhh untung sayang :)) Btw cerita ini SLOW UPDATE nya ya hehe🙏
