same as Jun before

807 61 1
                                        






>>>>>>





DI SEKOLAH

"Guys karena jam ke-4 dan 5 kosong, gue mau ke perpus aja. Disini ribut gue males ah jadi ga enak belajarnya." Ucap chan kepada seungkwan dan vernon.
"Gue ga ikut lo ya chan. Gue dikelas aja deh kayaknya." Jawab vernon
"Gue juga mau dikelas aja." Tambah seungkwan
"Iyaa, gue cuma bilang aja. Kalo ada apa apa kabarin ya. Gue pergi dulu." Ucap chan.
"Oke." -sk&vn

Beberapa saat setelah itu, datanglah mingyu dkk.
"Seungkwan, vernon.." panggil mingyu, mereka berdua menghampiri.
"Jungchan mana?" Tanya nya.
"Ke perpustakaan."
"Kelas kita juga kosong, dan kata pacar temen kelas gue, kelas lo juga kosong jadinya kita kesini."
"Jangan didepan pintu, ngobrol depan sana aja yuk." Ucap myungho.

"Btw Jungchan belajar ya? Olimpiade semester ini diwakilin dia?" Tanya dokyeom
"Yaa dia kepilih sih. Cuma ya Jungchan kan emang suka belajar." Jawab vernon
"Yaa bagus sih, rajin." -myeongho
"Tapi ya gue heran sih juga, semester baru ini dia gila banget untuk belajar. Padahal dia selalu dapet yang terbaik." Ucap seungkwan kemudian ia di siku oleh myeongho.
"Udahlah, nanti kita jatuhnya malah ngomongin temen sendiri." Ucap myeongho
"Tapi gue juga kangen Jungchan yang dulu deh. Sekarang ni bener-bener beda. Kadang gue canggung sama dia." -vernon

"Gue jadi inget. Dulu juga setau gue, Jun hyung gila belajar juga. Dan dia juga selalu peringkat pertama, menang olimpiade, dan sebagainya. Kata Wonu, soonyoung, jihoon hyung pun kalau jun pernah sakit gara-gara belajar terus sampe engga tidur. Tapi semenjak kuliah, jun hyung merubah cara nya agar tetap belajar tapi juga bisa menikmati masa mudanya." Ucap mingyu
"Oh iya gue juga tau hal itu. Makanya sekarang jun hyung sering ikut nongkrong yaa. Bukannya kita mau mempengaruhi mereka, cuma kita kan nongkrong gak setiap hari. Nongkrong juga yang positif-positif aja." Ucap dokyeom dan semuanya mengangguk.

"Kalo merasa chan terlalu berlebihan sampe mempengaruhi kesehatannya, suruh konsultasi ke jun hyung kali ya." Ucap seungkwan.
"Oh dia juga pingsan beberapa hari lalu kan? Kenapa kata dokter? Gue lupa chat dia." -mingyu
"Kita tanya chan dia bilang gapapa. Cuma sakit perut doang. Entahlah." -seungkwan
"Hmm minggu depan kumpul yuk? Udah lama juga kita ga ngumpul. Dirumah gue aja, ortu gue 2 minggu bakal keluar kota. Kita karaoke, gue lagi pengen galau." Ajak dokyeom
"Galau juga lo pengenin? Ga heran sih, lo emang aneh." Ucap myeongho
"Hahaha Yaudah deal!! Minggu depan di rumah dokyeom." -mingyu
"Deal!!"
"Tar kita omongin lagi di grup chat."
"Oke!!"

Seminggu kemudian, tepat hari dimana mereka janji untuk kumpul bersama. Wonwoo dkk, mingyu dkk, jeonghan, vernon, seungkwan, dan ajaibnya lagi adalah Chan. Ia ikut kumpul saat itu. Oh iya satu lagi, Joshua a.k.a orang kepercayaan jeonghan yang sudah sangat dekat seperti keluarga juga.

"Wahh formasi lengkap hari ini.. eh minus seungcheol hyung aja sihh hehe." Ucap si tuan rumah, dokyeom.
"Eh ngomong-ngomong kalian semua masih ingat joshua kan? Walaupun udah lama gue gak ajak dia nongkrong sama kita." Ucap jeonghan sambil menunjuk joshua,
"Masih lah!!" Jawab mereka serentak.
"Hehehe oke oke. Karna lama ga ngumpul gini, kita harus party hari ini. Saran menu makanan guys?!"
"Yang simple aja dulu, gue ga bisa terlalu lama. Mahasiswa ini agak sibuk belakangan ini huhu." Ucap jihoon.
"Halah lebay." -jun
"Barbeque aja? Tapi beli dulu bahannya hehe dirumah gak ada apa." Ucap dokyeom
"Oh oke biar gue belanja sekarang." Joshua menawarkan dirinya.
"Gue nemenin lo hyung." Ucap jun
"Gue mau ikut jugaaa." Tambah seungkwan
"Yadah joshua, jun, seungkwan yang belanja. Kita yang prepare disini."
"Oke."

Di perjalanan, seukwan ragu-ragu ingin berbicara. Namun karena sangat penasaran, akhirnya ia mengeluarkan isi hatinya.
"J-jun hyung?!"
"Hm? Kenapa kwan?"
Saat itu joshua yang menyetir, jun disebelah joshua dan seungkwan sendiri di bangku tengah.
"Hyung... hyung dulu juga.. hmm waktu SMA.. hmm.." seungkwan masih gugup
"Gapapa ngomong aja, kenapa pas SMA?"
"Hyung, lo juga suka belajar?"
Jun terkekeh "iya gue suka, kenapa? Semua orang kayaknya suka."
"Gak, gue gak suka." Ucap seungkwan
"Eeh hyung, back to topic! Ada yang lain."
"Kayaknya serius, perlu gue pindah duduk ?"
"Enggak usah. Jadi gini, chan juga gila belajar seperti yang kita tau kan? Cuma belakangan ini dia beda. Dia gila, sangat gila. Banyak berubah, masak lo ga nyadar sejak dia jarang mau ikut nongkrong itu? Tentu kita garis bawahi dongg bahwa tongkrongan kita bukan yang negatif/buruk."
"Ya gue sempet bertanya-tanya sih kenapa chan jarang nongkrong lagi. Tapi yaa gue positif thinking aja."
"I see. Gue juga positif thinking awalnya. Tapi lama-lama tu semuanya makin aneh. Lo tau gak chan sempet tiba-tiba pingsan pas di sekolah?"
"Hah? Kok bisa?" Jun kaget
"Kita pulang duluan setelah jeonghan datang sebagai walinya pas di RS. Besoknya gue tanya, dia cuma bilang kalau dia sakit perut aja."

"Maaf kalo gue ikut campur, tapi jeonghan juga sempet bahas itu ke gue." Ucap joshua
"Hyung tau chan sakit kenapa?" Tanya seungkwan
"Hmm gak ngerti sih cuma disuruh berhenti mengonsumsi vitaminnya."
"Oh bisa jadi dia alergi yaa."
"Kalo masalah belajar nih ya, gue sampe sekarang juga masih suka belajar. Cuma engga segila dulu hehe. Sejak gue pernah sakit gara-gara itu, rasanya engga enak banget. Gue kira gue mau mati saat itu. terus gue pikir-pikir juga kalau keluarga gue engga menuntut gue jadi sempurna.. ya gue ubah pola hidup gue. Gue tetep belajar tapi juga menyempatkan menikmati masa muda gue. Intinya gue jaga diri gue, tubuh gue biar gak kelewat stress. Ya ini selagi bisa sih ya." Ucap jun
"Hmm gue suruh chan belajar dari lo aja kali ya hyung?"
"Gue bakal bantu kalau gue bisa bantu."

"Lo sebagai temen sekelasnya, kalo memang merasa chan melakukan hal yang membahayakan, lebih pekalah terhadap dia. Gue sedikit kepikiran tentang obatnya. Dia masih kecil." Ucap joshua kepada seungkwan.
"Baik hyung. Yaudah yuk kita kembali ketujuan awal, udah mau sampe supermarket kan."

















Tbc.

abitudine || Dino seventeen (Brothership)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang