13. Mengunjungi Kediaman Yoon

1.6K 147 6
                                        

Mereka kembali ke istana setelah menghabiskan tiga hari didalam hutan. Yoon Jaemin memberikan salam kepada Raja dan memberitahu jika ia dan Jeno akan pergi ke kediaman Yoon untuk menghadiri acara keluarga Yoon. Tentu saja Raja dengan senang hati mengizinkan Yoon Jaemin untuk pergi.

“Pergilah, Jaemin. Ajak Jeno bersama mu untuk bertemu dengan keluarga Yoon.” Ujar sang Raja.

“Ya... Yang Mulia, terima kasih atas izinnya.” Yoon Jaemin membungkuk hormat.

“Aku dengar jika Wang Jeno mengajak budak itu selama perburuan? Apakah terjadi sesuatu kepadamu? Apa dia memperlakukan mu dengan buruk?” Tanya Raja untuk memastikan keadaan Yoon Jaemin. Sebab ia tahu, jika putra satu-satu nya itu memiliki perilaku yang sangat buruk.

“Tidak, Yang Mulia. Dia menjaga ku dengan sangat baik.” Dustanya untuk menutupi kejahatan Jeno dari sang Raja.

Jaemin tidak ingin jika Raja menghukum Jeno karena ia mengatakan semua kebenarannya. Ia tidak mau jika hubungan keduanya merenggang sebab ulah nya. Yoon Jaemin tahu bagaimana sikap keras kepala Wang Jeno dan ketegasan Raja yang mungkin akan menimbulkan pertengkaran antara keduanya. Ia juga tidak ingin kalau Wang Jeno akan semakin membencinya karena hal itu.

“Saya dan Jeno menghabiskan waktu berburu dengan baik.”

“Baiklah. Aku percaya padamu, kau boleh pergi sekarang.”

Yoon Jaemin pun melangkah pergi dari aula Changdeokgung. Ia berjalan tegap dengan pikiran berkecamuk. Semua yang dia pertaruhkan selama ini hanya untuk mengejar cinta masa kecilnya. Ia akan lakukan apapun semampu nya.

Langkahnya terhenti saat tiba-tiba Wang Jeno berdiri di hadapannya.

“Apa yang kau katakan kepada Ayah?” Lontar nya begitu saja.

“Aku hanya memberitahu Raja jika kita akan pergi ke rumah ku.”

“Kau tidak mengadukan ku kepada Ayah kan?” Wang Jeno mencengkram lengan Jaemin dengan erat, hingga membuat si manis itu merintih.

“Ti...tidak Jeno, aku tidak mengatakan apapun tentang mu...” Cengkraman itu akhirnha dilepas dan Wang Jeno membuang nafas kasar.

“Jika sampai terjadi sesuatu kepada Zhi Fengyu karena kau, aku tidak akan mengampuni mu!” Kecam nya lalu pergi dari hadapan Jaemin.

Sementara itu, Yoon Jaemin meremang hatinya. Entah sampai kapan Wang Jeno akan memperlakukannya seperti orang asing, sampai kapan Jeno akan membenci nya? Pada akhirnya ia hanya bisa menatap sendu kepergian Jeno dari hadapannya.

***

Malam harinya, kedua pasangan itu pergi ke kediaman Yoon. Wang Jeno menepati janjinya untuk menemani Yoon Jaemin menghadiri undangan keluarganya. Sekarang, laki-laki itu tengah duduk bersama dengan Yoon Ryeong, Yoon Sin, dan juga keluarga lain dari marga Yoon.

“Bagaimana kabar mu, Yang Mulia? Saya sudah lama tidak menginjakkan kaki di Istana semenjak pernikahan mu dan juga Jaemin.”

Yoon Ryeong memang sudah tidak bekerja lagi di kerajaan, ia memutuskan untuk berhenti dan menghabiskan masa tuanya di kediaman Yoon. Meskipun Raja telah menjanjikannya sebuah kedudukan tinggi di kerajaan, ia memilih untuk meringankan beban putra semata wayangnya itu dengan beristirahat di rumah dan melakukan kegiatan kecil di kediamannya.

“Aku baik-baik saja, Ayah mertua. Begitu juga dengan Yoon Jaemin.” Jawab laki-laki itu sembari tersenyum, tentunya senyuman yang dipaksakan.

“Aku sangat berharap jika kau akan terus melindunginya dan menjaganya, Yang Mulia. Berikanlah cinta yang besar untuk putra ku itu, dia sudah mengalami kesulitan sejak kecil.”

Broken Vows || NominCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang