Saat Tuan Putri kesayangan Sang Panglima yang pecicilan dan manja bertemu dengan Ajudan yang dingin.
Aira Sekar, perempuan manja mahasiswa Hubungan Internasional tersebut nyatanya harus menjilat ludahnya sendiri, satu waktu dia pernah berkata jika d...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Holllaaaaaaaa Aira dan Kalla sudah bisa kalian baca full part di playbook, KbM dan juga Karyakarsa loh. Happy reading semuanya
Aku mengerjap, memastikan jika pria yang menerima kotak p3k dari Priscilla ini benar-benar manusia bukan bagian halusinasiku semata. Bukan tidak mungkin lemparan map yang baru saja aku dapatkan membuatku gegar otak hingga berpikiran macam-macam, tapi memang aku tidak berhalusinasi, pria ini memang nyata.
Meski Bang Kalla tidak membalas sapaanku, tapi suara kotak p3k yang terbuka menunjukkan jika pria ini nyata.
"Mbak Aira tahu, berani itu bagus tapi keberanian Mbak Aira ini membuat banyak orang takut! Takut jika ada sesuatu yang buruk terjadi pada Mbak."
Alih-alih membalas sapaanku atas kehadirannya yang tiba-tiba saja, Bang Kalla langsung menceramahiku tanpa basa-basi terlebih dahulu, dengan telaten dia menuang obat pada kapas dan tanpa menunggu persetujuan dariku dia meraih wajahku yang ternyata sangat kecil dibandingkan telapak tangannya yang dengan mudah memegang daguku dan sedikit memaksa agar melihat ke arahnya yang ternyata ini membersihkan lukaku.
Emang anjxxxxx Pak Tua Salim itu, bisa-bisanya diantara banyaknya anggota badanku dia melukai wajahku, tidak tahukah Pak Salim ini jika wajah adalah salah satu aset perempuan? Kini aku berdoa semoga saja luka ini tidak meninggalkan bekas, namun ditengah hatiku yang merutuk tak pelak aku juga tidak bisa mengelak jika aku menyukai apa yang aku lihat sekarang.