(24) Brian dan Retha

2.3K 73 3
                                        

Selamat membaca

Versi baru•

********

Seperti yang mereka janjikan kemarin, Brian sedang dalam perjalanan menuju rumahnya Retha untuk menjemputnya. Sampainya di depan rumah Retha, Brian keluar dari mobil dan berjalan menuju pintu utama rumah Retha.

"Assalamualaikum," salam Brian.

"Waalaikumussalam," balas salam dari dalam rumah dan terdengar pintu dibuka.

"Eh ada Brian, cari Retha ya?" tanyaTia, maminya Retha.

"Iya,Tan," jawab Brian sambil mencium punggung tangan Tia.

"Bentar ya, tante pangilkan dulu, masuk dulu Bri, duduk di sofa," kata Tia.

"Makasih,Tan," balas Brian sambil berjalan masuk ke dalam rumah Retha dan duduk di sofa ruang tamu.

Tidak lama datanglah Retha dengan gamis yang terlihat pas untuk tubuh Retha, dengan tas selempang dan jilbab pashmina merah. Brian yang melihat Retha sudah datang pun langsung berdiri dan pamit kepada maminya Retha.

"Tante, Brian izin mau ajak Retha pergi sebentar boleh?" tanya Brian.

"Boleh lah, masak nggak boleh, emang mau ke mana?" tanya balik Tia.

"Mau ke cafe biasa,Tan. Bahas masalah temen kita sama nanti belajar bareng," jawab Brian.

"Ya udah, tapi jangan sampai malam ya," balas Tia.

"Siap, Tan," kata Brian mantap.

"Ya udah, Mi. Retha pamit, Assalamualaikum," salam Retha dengan mencium punggung tangan maminya yang diikuti Brian.

"Waalaikumussalam," balas Tia.
Setelah itu mereka keluar dan sampai di depan rumah.

"Hati-hati ya nak Brian bawa mobilnya," kata Tia.

"Iya Tan, pasti," balas Brian.

Setelah itu Brian dan Retha masuk ke dalam mobilnya Brian dan Brian pun melajukan mobilnya,
Saat di perjalanan.

"Bri, gimana rencananya?" tanya Retha.

"Gue masih bingung," jawab Brian.

"Apa kita bicarakan ini sama Bu Vanesa aja," usul Retha.

"Boleh juga, tapi bilangnya kayak gimana, gue bingung buat cerita sama Bu Vanesa," balas Brian.

"Hmm, kita pikirin nanti aja, kalau udah sampai di cafe," kata Retha.

"Ok," balas Brian.

Setelah itu keheningan yang melanda mereka. Retha yang memilih untuk bermain hp dan Brian yang fokus menyetir.

Tidak lama mobil Brian sampai di depan cafe yang biasa mereka datangi, setelah mobilnya Brian terparkir rapi, mereka keluar dan masuk ke dalam cafe.

Saat masuk, mereka melihat ke arah orang yang tidak asing di mata mereka, dan setelah dilihat benar-benar, ternyata dia adalah guru dan wali kelas mereka, ya dia adalah Vanesa, setelah mengetahui bahwa itu gurunya mereka sepontan memanggil nama gurunya itu.

"Bu Vanesa," panggil Brian dan Retha bersamaan.

*******

Maaf baru bisa segini :)
Semoga suka

Jangan lupa vote dan coment

Terima kasih

Sukoharjo

Revisi : 23/07/2020

Alca || SelesaiTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang